SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Jawa Timur.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menerima penghargaan bergengsi East Java Maritime Awards 2026 atas kontribusinya dalam mendorong kebijakan transportasi laut demi pengembangan ekonomi daerah.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, mewakili Bupati Sumenep dalam acara penganugerahan yang digelar di Surabaya, Rabu malam (20/5/2026).
Saat menerima penghargaan, KH Imam Hasyim didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep Agus Sulistiyono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Indra Wahyudi, serta Kabag Humas dan Protokol Setdakab Sumenep.
Penghargaan yang diselenggarakan oleh JTV dan MNC tersebut diberikan kepada kepala daerah yang dinilai berhasil menghadirkan kebijakan strategis di sektor maritim dan transportasi laut guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kabupaten Sumenep dinilai mampu menunjukkan kemajuan signifikan dalam pembangunan konektivitas wilayah kepulauan, terutama melalui penguatan layanan transportasi laut yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim menyampaikan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk terus meningkatkan pembangunan berbasis maritim.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah dan dukungan masyarakat Sumenep dalam membangun sektor maritim,” ujar KH Imam Hasyim kepada media ini, Kamis (21/5/2026).
Menurutnya, Pemkab Sumenep selama ini terus berupaya memperkuat akses transportasi laut guna menunjang aktivitas ekonomi masyarakat kepulauan.
“Konektivitas antar pulau menjadi prioritas karena transportasi laut merupakan urat nadi kehidupan masyarakat kepulauan di Kabupaten Sumenep,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa pembangunan sektor maritim akan terus menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
“Kami ingin transportasi laut tidak hanya menjadi akses mobilitas, tetapi juga mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, perdagangan, pendidikan hingga pelayanan kesehatan masyarakat kepulauan,” tandasnya. ***












