BeritaPeristiwa

Tim Gabungan Evakuasi Mayat Tanpa Identitas di Perairan Mandangin Sampang

130
×

Tim Gabungan Evakuasi Mayat Tanpa Identitas di Perairan Mandangin Sampang

Sebarkan artikel ini
Tim Gabungan Evakuasi Mayat Tanpa Identitas di Perairan Mandangin Sampang
FOTO: Tim gabungan BPBD Sampang saat mengevakuasi sesosok mayat tanpa identitas (Mr X) yang ditemukan mengapung. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Tim gabungan BPBD Sampang mengevakuasi sesosok mayat tanpa identitas (Mr X) yang ditemukan mengapung di perairan timur laut Pulau Mandangin, Sampang, Madura, Jawa Timur, Rabu (10/12).

Penemuan mayat pertama kali dilaporkan seorang pemancing sekitar pukul 10.20 WIB.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa lokasi penemuan berada sekitar tiga mil dari pesisir Pulau Mandangin.

 “Setelah menerima laporan masyarakat, kami segera berkoordinasi dengan unsur SAR dan mengerahkan personel ke titik temuan,” ujarnya.kepada News9.id

Dijelaskan tim gabungan yang melibatkan BPBD Sampang, Polairud Sampang, Pamapta Polres Sampang, PMI, serta tenaga medis dari RSUD dr. Mohammad Zyn diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 10.50 WIB.

Pada pukul 11.50 WIB, jasad berhasil dievakuasi dan dibawa ke Dermaga Polairud Sampang.

Selanjutnya, jenazah diantar ke RSUD dr. Mohammad Zyn pada 12.05 WIB untuk pemeriksaan lanjutan dan proses autopsi.

Berdasarkan pemeriksaan awal Instalasi Gawat Darurat dan Kamar Jenazah RSUD dr. Mohammad Zyn, mayat tersebut diperkirakan merupakan laki-laki berusia 30–40 tahun dengan tinggi sekitar 160 sentimeter.

Kondisi tubuh telah mengalami pembusukan lebih dari tujuh hari sehingga menyulitkan identifikasi awal.

Hingga berita ini diturunkan, identitas resmi korban belum ditemukan.

Tim BPBD lanjut Hozin menyatakan tidak terdapat kendala selama proses evakuasi dan cuaca perairan saat operasi berlangsung dalam kondisi cerah.

“Kami terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk memastikan identitas korban dan mengetahui penyebab kematian,” kata Hozin.

Pihak kepolisian dan BPBD memastikan proses penyelidikan akan dilanjutkan sembari menunggu hasil autopsi dan potensi laporan masyarakat terkait keluarga yang kehilangan anggota keluarganya. ***

Tinggalkan Balasan

>