Dana Desa 2025 Aman, Pemkab Sumenep Dorong Pengelolaan Anggaran Lebih Efisien

- Redaktur

Kamis, 8 Mei 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, @by_News9.id

Foto: Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan bahwa Dana Desa (DD) tahun 2025 tidak mengalami pemotongan atau efisiensi.

Namun demikian, desa-desa diminta lebih cermat dalam mengelola anggaran karena adanya skema program prioritas nasional yang harus diikuti.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menjelaskan alokasi Dana Desa tetap mengacu pada ketentuan nasional dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Desa.

Baca Juga:  Jenderal Polisi Jadi Tersangka, Skandal BGN Sudah Tujuh Orang Dijerat Kejagung

Meski tidak ada efisiensi, struktur penggunaannya diarahkan untuk mendukung empat program prioritas nasional.

“Dana Desa tidak dipotong, tapi penggunaannya harus mengikuti skema IRMA, yakni ketahanan pangan, penanganan stunting, bantuan langsung tunai (BLT) bagi keluarga miskin, dan operasional pemerintahan desa,” ujarnya, Kamis (8/5/2025).

Ia menambahkan bahwa alokasi dana untuk keempat prioritas tersebut bersifat wajib.

Setelah kebutuhan program prioritas terpenuhi, barulah sisa dana bisa digunakan untuk program lainnya sesuai kebutuhan masing-masing desa.

Baca Juga:  Jajaran Kemenag Sampang, Diharapkan Tetap Konsisten Dalam Netralitas

Dengan keterbatasan ruang fiskal akibat prioritas nasional, Anwar mendorong desa agar lebih cerdas dalam pengelolaan anggaran.

Perencanaan yang matang dan musyawarah yang melibatkan masyarakat menjadi kunci agar Dana Desa benar-benar menyasar kebutuhan yang berdampak langsung bagi warga.

“Pemanfaatan Dana Desa harus seimbang. Jangan hanya terfokus pada pembangunan fisik. Sektor lain seperti kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi lokal juga penting,” tegasnya.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan desa, posyandu, dan polindes masih menjadi kewenangan desa dan bisa didorong melalui Dana Desa.

Baca Juga:  Sidak Kementerian di Desa Torjek Ungkap Skandal BSPS: Rekayasa, Intimidasi, hingga Pemecatan Guru

Sedangkan pembangunan di luar kewenangan desa akan ditangani oleh pemerintah kabupaten, provinsi, atau pusat.

“Intinya, walau tidak ada pemotongan, pemerintah desa harus mengelola anggaran dengan bijak agar dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hanya Bawa Rp100 Ribu, Ibu di Sumenep Melahirkan dengan Bantuan UHC
Semarak Kemerdekaan RI dan HUT ke-25, Demokrat Sumenep Gelar Lomba Rakyat
Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas
Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT
Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua
Aplikasi “Panglima” SMKN Ihya’ Ulumudin Jadi Jembatan Alumni dan Sekolah
Desil DTSEN BPS Probolinggo Jelaskan Tak Ditentukan Satu Indikator
HUT RI ke-81 di Masalembu: Merdeka dalam Seremoni, Terjajah oleh Ketertinggalan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Hanya Bawa Rp100 Ribu, Ibu di Sumenep Melahirkan dengan Bantuan UHC

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Semarak Kemerdekaan RI dan HUT ke-25, Demokrat Sumenep Gelar Lomba Rakyat

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Oknum anggota kepolisian berpangkat Brigpol berinisial RS. @by_News9.id

PERISTIWA

Oknum Polisi Polsek Masalembu Diduga Sering Bolos

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:20 WIB

FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama jajaran pemerintah daerah saat audiensi  dengan Kemenhub Republik Indonesia. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 24 Agu 2026 - 15:14 WIB