Perkuat Perekonomian, DPMD Sumenep Genjot Koperasi Merah Putih di Seluruh Desa

- Redaktur

Rabu, 14 Mei 2025 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep. @by_News9.id

Foto: Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berusaha keras untuk mempercepat pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa, termasuk di wilayah kepulauan.

Inisiatif tersebut bertujuan memperkuat perekonomian desa dengan berbasis pada potensi lokal.

Setiap hari, tujuh tim pendamping terjun ke tujuh desa secara bergiliran untuk memastikan pembentukan koperasi berjalan sesuai target nasional.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, mengatakan tahapan pendirian koperasi sudah aktif dan menunjukkan perkembangan positif.

“Hari ini saja ada tujuh desa yang sedang didampingi langsung, dan ini terus berlangsung setiap hari,” ujar Anwar pada Rabu (14/5/2025).

Pemkab Sumenep menargetkan proses pembentukan koperasi akan selesai pada Juni 2025, dengan tenggat waktu maksimal hingga 4 Juli 2025 sebagai cadangan.

Baca Juga:  Dear Jatim Desak Polres Segera Atensi Laporan Korupsi Sumenep

Anwar optimistis proses itu akan selesai tepat waktu berkat jadwal dan pola pendampingan yang sudah disiapkan.

“Kami sudah menyiapkan jadwal dan pola pendampingan yang matang. Kami optimistis target ini dapat tercapai,” tambahnya.

Proses pembentukan Koperasi Merah Putih ini tidak hanya melibatkan DPMD, tetapi juga berkolaborasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Koperasi UKM dan Perindag, Dinas Perikanan, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

Masyarakat desa juga dilibatkan sejak tahap awal untuk memastikan koperasi ini dapat berjalan secara optimal.

Koperasi Merah Putih dirancang sebagai penggerak ekonomi desa yang berfokus pada sektor-sektor unggulan, seperti pertanian, peternakan, dan perikanan, yang sesuai dengan potensi masing-masing desa.

Baca Juga:  Terkuak, Dugaan Dana Hibah BSPS di Sumenep Tidak Disampaikan ke Penerima

Selain mendampingi pembentukan struktur organisasi koperasi, tim pendamping juga membantu menyusun rencana usaha dan strategi pemberdayaan masyarakat.

“Koperasi ini bukan sekadar formalitas administratif, tapi harus benar-benar memberikan dampak positif bagi warga,” kata Anwar.

Dari sisi pembiayaan, pemerintah pusat dikabarkan akan memberikan dana hibah sebesar Rp3 hingga Rp5 miliar per koperasi.

Meskipun belum ada keputusan final, informasi itu cukup mendorong desa-desa untuk segera beraksi.

“Kami terus menindaklanjuti hal ini secara serius di daerah,” terang Anwar.

Program pembentukan Koperasi Merah Putih tersebut merupakan bagian dari instruksi Presiden RI dan kementerian terkait.

Baca Juga:  Kerja Bakti Babinsa Bersama Warga, Pererat Kebersamaan dan Wujudkan Kebersihan

Bupati Sumenep juga telah mengingatkan agar seluruh desa tidak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk memperkuat perekonomian lokal.

Tim pendamping, yang tidak membedakan antara desa di daratan maupun kepulauan, memastikan proses itu berjalan lancar di seluruh wilayah.

Dengan pendekatan terstruktur dan melibatkan berbagai sektor, Pemkab Sumenep yakin Koperasi Merah Putih dapat rampung sesuai waktu yang ditargetkan.

Koperasi itu diharapkan bukan hanya menjadi program sesaat, melainkan fondasi bagi perekonomian desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

“Ini adalah bagian dari kebijakan strategis nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi desa,” pungkas Anwar Syahroni Yusuf. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hanya Bawa Rp100 Ribu, Ibu di Sumenep Melahirkan dengan Bantuan UHC
Semarak Kemerdekaan RI dan HUT ke-25, Demokrat Sumenep Gelar Lomba Rakyat
Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas
Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT
Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua
Aplikasi “Panglima” SMKN Ihya’ Ulumudin Jadi Jembatan Alumni dan Sekolah
Desil DTSEN BPS Probolinggo Jelaskan Tak Ditentukan Satu Indikator
HUT RI ke-81 di Masalembu: Merdeka dalam Seremoni, Terjajah oleh Ketertinggalan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Hanya Bawa Rp100 Ribu, Ibu di Sumenep Melahirkan dengan Bantuan UHC

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Semarak Kemerdekaan RI dan HUT ke-25, Demokrat Sumenep Gelar Lomba Rakyat

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Oknum anggota kepolisian berpangkat Brigpol berinisial RS. @by_News9.id

PERISTIWA

Oknum Polisi Polsek Masalembu Diduga Sering Bolos

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:20 WIB

FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama jajaran pemerintah daerah saat audiensi  dengan Kemenhub Republik Indonesia. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 24 Agu 2026 - 15:14 WIB