Pemkab Lumajang Jadikan Pelestarian Lingkungan Sebagai Bagian Inti Dari Pembangunan Daerah

- Editorial Team

Minggu, 29 Juni 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Sekdakab Lumajang bersama Kepala DLH, Pengusaha, pelajar, dan masyarakat. @by_News9.id

FOTO: Sekdakab Lumajang bersama Kepala DLH, Pengusaha, pelajar, dan masyarakat. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menegaskan komitmennya menjadikan pelestarian lingkungan sebagai bagian inti dari pembangunan daerah.

Kebijakan ini tidak hanya sebatas pada upaya penghijauan, namun merupakan langkah strategis yang menyatukan ekowisata, pelestarian budaya lokal, dan penguatan ketahanan pesisir.

Dalam rangkaian event nasional Segoro Topeng Kaliwungu, sebanyak 200 pohon Cemara Laut dan Sukun ditanam di kawasan Hutan Kesambi Pantai Waktu Pecak, Sabtu (28/06/2025).

Pembangunan berkelanjutan tak bisa dilepaskan dari peran alam dan masyarakat lokal.

Menjadikan Lumajang sebagai contoh daerah yang membangun dengan selaras antara lingkungan, ekonomi, dan budaya.

Ini bukan sekadar menanam pohon, tapi membangun masa depan yang berakar pada kearifan lokal.

Baca Juga:  Dipastikan Program Rehabilitasi Alun-alun Lumajang Awal September 2025

Salah satu fokus utama Pemkab adalah mengembangkan ekowisata yang berbasis konservasi.

Kawasan seperti Ranupani dan pesisir Wotgalih kini dirancang menjadi destinasi wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga mendidik masyarakat tentang pentingnya menjaga alam.

Selain itu, tradisi-tradisi lokal seperti upacara adat dan seni pertunjukan juga mulai diintegrasikan dalam promosi wisata.

“Kami tidak hanya membangun jalan dan gedung, tapi juga menanam masa depan alam dan budaya. Alam dan budaya harus dijaga bersama”, tegas Agus Triyono, Sekda Lumajang.

Langkah ini juga bertujuan memperkuat ketahanan pesisir Lumajang dari ancaman abrasi dan perubahan iklim.

Penanaman Cemara Laut dan Sukun, revitalisasi sempadan sungai, dan pemberdayaan masyarakat pesisir menjadi bagian penting dari kebijakan tersebut.

Baca Juga:  Setetes Darah untuk Kemanusiaan, Kecamatan Lenteng Gelar Aksi Donor Darah Massal

Melalui program bertajuk “Pantai Lestari, Cemara Menyapa” pemkab Lumajang ingin menunjukkan bahwa pembangunan bisa sejalan dengan pelestarian lingkungan dan penguatan identitas lokal.

Penanaman pohon dilakukan di sepanjang 100 meter jalur masuk Pantai Watu Pecak untuk membentuk koridor hijau alami.

Area ini dirancang sebagai jalur wisata yang lebih asri, edukatif, sekaligus menjadi benteng alami terhadap abrasi dan perubahan iklim.

Kepala Bidang Pemeliharaan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Lumajang, Gunawan Eko menjelaskan, bahwa kedua jenis pohon yang dipilih memiliki manfaat ekologis dan ekonomi.

“Cemara Laut untuk perlindungan pantai, Sukun memberi keteduhan dan bisa dimanfaatkan buahnya. Ini langkah kecil, tapi dampaknya besar. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci sukses pelestarian lingkungan. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Masyarakat lokal adalah garda depan. Kami fasilitasi pelatihan, bantuan alat, dan pendampingan agar mereka menjadi pelaku aktif dalam menjaga alamnya”, jelas Gunawan.

Kegiatan ini melibatkan pelajar, komunitas, perusahaan, hingga masyarakat pesisir. Semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan tumbuh di tengah budaya lokal yang terus dilestarikan.

Baca Juga:  Satlantas Polres Lumajang Ambil Langkah Tegas, Tilang Sopir Truk Oleng di Jalan

Dengan pendekatan integratif ini, Pemkab Lumajang berharap dapat menciptakan model pembangunan yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui potensi lokal yang berkelanjutan. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Bahana Bersahaja Hadir di Desa Bener, Pelayanan Publik Didekatkan kepada Masyarakat
IWB Dorong Evaluasi Sound Horeg, Usulkan Pawai Kemerdekaan Kembali Berbasis Budaya Lokal
Musda XI RAPI Jawa Timur Digelar di Tretes, Aep Saepudin JZ13JVX Terpilih sebagai Ketua Daerah
Sinergi Polsek, Koramil dan Linmas Kawal Pawai Budaya HUT ke-81 Desa Taman Sari
Khirata Foundation Gelar Kenduri Manis, Bentengi Anak dari Narkoba
Ponsel Anggota Polresta Sumenep Mendadak Disisir Propam
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WIB

Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 09:37 WIB

Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN

Rabu, 16 September 2026 - 15:55 WIB

Bahana Bersahaja Hadir di Desa Bener, Pelayanan Publik Didekatkan kepada Masyarakat

Rabu, 16 September 2026 - 15:46 WIB

IWB Dorong Evaluasi Sound Horeg, Usulkan Pawai Kemerdekaan Kembali Berbasis Budaya Lokal

Minggu, 13 September 2026 - 22:58 WIB

Musda XI RAPI Jawa Timur Digelar di Tretes, Aep Saepudin JZ13JVX Terpilih sebagai Ketua Daerah

Berita Terbaru

FOTO: Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra (tengah), bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumenep, Mustangin (kanan), saat mengunjungi salah satu stand perusahaan. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Job Fair 2026 Sumenep Buka 3.141 Lowongan Kerja

Senin, 28 Sep 2026 - 09:19 WIB

FOTO: Rapat staf di lingkungan Diskominfo Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Kadis Kominfo Sumenep Tekankan Disiplin dan Kekompakan

Senin, 28 Sep 2026 - 09:02 WIB

FOTO: Korban saat di evakuasi dari TKP. @by_News9.id

PERISTIWA

Motor Terperosok ke Jurang 7 Meter, Pengendara Meninggal Dunia

Minggu, 27 Sep 2026 - 15:27 WIB

FOTO: Skuad Garuda saat melawan Singapura pada laga Grup A. @by_News9.id

OLAHRAGA

Timnas Indonesia Tundukkan Singapura 2-0

Minggu, 27 Sep 2026 - 15:03 WIB