BANYUWANGI, NEWS9 – Pawai budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Desa Taman Sari, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, berlangsung meriah sekaligus kondusif, Jumat (11/9/2026).
Sebanyak 15 grup dari berbagai dusun dan lingkungan RT/RW ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Para peserta menampilkan beragam kreativitas, kostum, serta pertunjukan budaya yang mengundang antusiasme masyarakat sepanjang jalur pawai.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, pengamanan dilakukan secara terpadu oleh jajaran Polsek Tegalsari, Koramil 0825/23 Tegalsari, Linmas Desa Taman Sari, serta panitia pelaksana.
Petugas tidak hanya berada di pusat kegiatan, tetapi juga melakukan pemantauan di sepanjang rute pawai.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan masyarakat, menjaga kelancaran arus peserta, sekaligus memberikan rasa aman kepada warga yang menyaksikan.
Kapolsek Tegalsari AKP Lita mengatakan, pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan unsur TNI, Linmas dan panitia.
“Kami melakukan pemantauan secara menyeluruh bersama Koramil, Linmas, dan panitia pelaksana. Pengamanan tidak hanya difokuskan pada titik pusat kegiatan, tetapi juga di sepanjang rute pawai agar seluruh peserta dan masyarakat dapat menikmati acara dengan aman, nyaman, dan tertib,” tegas AKP Lita.
Menurutnya, kelancaran kegiatan juga tidak terlepas dari kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban.
“Alhamdulillah masyarakat sangat kooperatif. Peserta, panitia, dan warga sama-sama memiliki kesadaran untuk menjaga ketertiban. Ini menjadi modal penting sehingga kegiatan dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif hingga selesai,” ujarnya.
AKP Lita menambahkan, kegiatan budaya memiliki nilai positif bagi masyarakat, khususnya dalam membangun kebersamaan dan mengenalkan budaya daerah kepada generasi muda.
“Pawai budaya seperti ini memiliki nilai yang sangat baik. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta mengajak generasi muda untuk mencintai budaya dan tradisi daerahnya. Karena itu kami mendukung penuh kegiatan masyarakat yang positif dan bermanfaat seperti ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Taman Sari Akbar Muhkafi, S.T., mengatakan, pawai budaya tidak semata-mata menjadi agenda hiburan dalam rangka peringatan HUT desa.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana pendidikan karakter bagi generasi muda.
“Budaya tidak hanya berbicara tentang pakaian, kesenian atau tradisi yang kita tampilkan. Di dalamnya ada nilai-nilai kehidupan. Ketika anak-anak kita terlibat dalam kegiatan budaya, mereka belajar tentang kebersamaan, disiplin, tanggung jawab, menghargai orang lain, dan mencintai identitas daerahnya,” ujar Akbar.
Ia menegaskan, perkembangan zaman dan teknologi tidak boleh membuat generasi muda kehilangan jati diri serta nilai-nilai sosial yang tumbuh di tengah masyarakat.
“Anak-anak kita boleh maju mengikuti perkembangan zaman dan teknologi, tetapi jangan sampai kehilangan karakter dan jati dirinya. Budaya menjadi salah satu cara untuk membangun karakter agar generasi muda tetap memiliki rasa hormat, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap lingkungan sosialnya,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, unsur Forkopimcam Tegalsari juga hadir di panggung kehormatan yang disiapkan panitia.
Kehadiran Kapolsek Tegalsari, Danramil 0825/23 Tegalsari dan Camat Tegalsari menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan masyarakat.
Bagi pemerintah desa, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
“Yang paling penting bukan hanya kemeriahan acaranya, tetapi bagaimana masyarakat bisa berkumpul, bekerja sama, saling menghargai, dan menjaga persatuan. Nilai-nilai inilah yang ingin terus kita tanamkan kepada generasi muda,” pungkas Akbar.
Dengan pengamanan yang dilakukan secara terpadu dan partisipasi masyarakat yang tinggi, rangkaian pawai budaya HUT ke-81 Desa Taman Sari berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat gotong royong serta menjaga keberlanjutan budaya lokal di tengah perkembangan zaman. ***
Penulis : Toro
Editor : Seno CS
Sumber Berita: https://News9.id









