Dinilai Tak Prioritas, Pengadaan Kendaraan Desa Rp6,9 Miliar di Lumajang Dipertanyakan

- Redaktur

Senin, 8 September 2025 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Ketua DPD Solidaritas Merah Putih Jawa Timur, Didik Sofyan. @by_News9.id

FOTO: Ketua DPD Solidaritas Merah Putih Jawa Timur, Didik Sofyan. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang untuk menggelontorkan anggaran sebesar Rp6,9 miliar guna pengadaan kendaraan operasional desa menuai kritik dari berbagai pihak.

Kebijakan tersebut dianggap tidak mendesak di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih sulit.

Ketua DPD Solidaritas Merah Putih Jawa Timur, Didik Sofyan, menilai program tersebut tidak menyentuh kebutuhan mendasar rakyat.

Ia mempertanyakan urgensi pengadaan kendaraan di tengah banyaknya infrastruktur rusak dan kesenjangan ekonomi yang tinggi.

“Semua program pasti punya niat baik, tapi harus dipetakan prioritasnya. Jalan rusak masih banyak, ekonomi masyarakat sedang tertekan. Jadi, apa urgensinya kendaraan operasional desa sekarang?” tegas Didik, Senin (8/9/2025).

Didik juga menyoroti semangat efisiensi yang digaungkan pemerintah pusat.

Baca Juga:  Tak Bisa ke Lokasi, BLT Kesra Dikirim Petugas Pos ke Rumah Penerima

Menurutnya, program daerah seharusnya sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk mengutamakan penciptaan lapangan kerja dan ketahanan pangan.

“Jangan sampai anggaran dihamburkan hanya demi imbal balik politik atau kepentingan kelompok tertentu. Harusnya fokus ke pemulihan ekonomi dan pengentasan kemiskinan,” tambahnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, yang dilansir dari Tribunjatim-Timur, Kamis (4/9/2025) lalu menjelaskan bahwa anggaran tersebut bersumber dari APBD Perubahan 2025.

Baca Juga:  Warga Kepulauan Mengeluh, RSUD Abuya Gagal Penuhi Kebutuhan Kesehatan Dasar

Setiap desa akan menerima Rp35 juta untuk pembelian kendaraan bermotor.

“Dana itu dialokasikan untuk 198 desa di Lumajang, sebagai dukungan operasional pemerintah desa,” ujarnya.

Namun, hingga kini polemik terus bergulir, mengingat banyak pihak menilai dana tersebut bisa dialihkan untuk kebutuhan yang lebih mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB