Universitas Trunojoyo Madura Dukung Desa Rek Kerrek Pamekasan Menuju Desa Mandiri Energi Melalui Penerapan Genset Biogas

- Redaktur

Selasa, 23 September 2025 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: LPPM Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tahun 2025 yang diketuai Khamdi Mubarok, M.Eng, bersama anggota tim Andrie Kisroh Sunyigono, Ph.D dan Nor Qomariyah, M.P. pada Sabtu (20/9/2025). @by_News9.id

FOTO: LPPM Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tahun 2025 yang diketuai Khamdi Mubarok, M.Eng, bersama anggota tim Andrie Kisroh Sunyigono, Ph.D dan Nor Qomariyah, M.P. pada Sabtu (20/9/2025). @by_News9.id

PAMEKASAN, NEWS9 – Desa Rek Kerrek, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, kini mulai merasakan langkah awal menuju desa mandiri energi.

Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Sejahtera memiliki lebih dari 30 ekor sapi, pada awalnya penanganan kotoran sapi menjadi masalah besar karena belum dikelola dengan baik sehingga menimbulkan polusi dan lingkungan yang tidak sehat di kandang.

Pada bulan Mei tahun 2025, LPPM Universitas Trunojoyo Madura berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Pamekasan dan PT. Biru Karbon Nusantara (BKN) membuat instalasi pengolahan kotoran sapi menjadi biogas di peternakan milik BUMDES Sejahtera.

Hasil biogas telah dimanfaatkan sebagai pengganti LPG untuk memasak.

Sebagai kelanjutan dari program tersebut, LPPM Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tahun 2025 yang diketuai Khamdi Mubarok, M.Eng, bersama anggota tim Andrie Kisroh Sunyigono, Ph.D dan Nor Qomariyah, M.P. pada Sabtu (20/9/2025) menyerahkan satu unit biogenset atau generator biogas yang dapat mengubah biogas menjadi listrik.

Mereka didampingi tiga mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT), yakni Nurhadi Mulyono, Nanda Putri, dan Farid Wahyu, yang terlibat langsung dalam pendampingan mitra.

Dalam sambutannya, Khamdi Mubarok menjelaskan bahwa biogenset merupakan inovasi pemanfaatan limbah ternak diantaranya kotoran sapi menjadi energi.

Baca Juga:  Dukung Perputaran UMKM Tajamara, PWRI Sumenep Bagikan Ratusan Kupon Takjil

Kotoran sapi diolah menjadi biogas yang mengandung metana, lalu digunakan sebagai bahan bakar untuk menggerakkan generator yang menghasilkan lisrik.

“Tujuan kami adalah mendukung visi Desa Rek Kerrek untuk mewujudkan desa mandiri energi. Setelah biogas dimanfaatkan sebagai pengganti LPG untuk memasak, selanjutnya biogas dapat digunakan untuk menghasilkan listrik. Kami berharap Desa Rek Kerek bisa menjadi percontohan untuk diterapkan di desa-desa lain” jelasnya.

Tidak hanya menyerahkan alat, tim pengabdian masyarakat UTM juga memberikan pelatihan kepada pengelola BUMDES mengenai cara pengoperasian dan perawatan biogenset.

Mahasiswa KKNT turut mendampingi warga mulai dari proses pengisian bahan baku, pengolahan biogas, hingga tahap menghasilkan listrik.

Baca Juga:  Program MBG Diduga Jadi Biang Keladi, Puluhan Siswa Keracunan

Kepala Desa Rek Kerrek, Fadil, S.Sos, menyambut baik inisiatif tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dan kepada UTM atas program pengabdian yang dilaksanakan di Desa Rek Kerrek. Kehadiran instalasi biogas dan penerapan biogenset sangat membantu peternak dalam mengatasi masalah kotoran ternak dan mengurangi ketergantungan pada LPG serta memenuhi sebagian kebutuhan listrik. Semoga dengan adanya biogenset ini, masyarakat bisa lebih mandiri dan terbantu dalam memenuhi kebutuhan gas maupun listriknya,” tutur Fadil. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komitmen Canteng Koneng Pertahankan Mutu Batik Khas Sumenep 
Belanja Kuliner Rp1 dengan QRIS, Bupati Fauzi Dorong Transaksi Digital
Pakar Media dan SDM Rekomendasikan E-book “Yudi The Connector” Sebagai Peta Menuju Kebahagiaan
Owner Asia Jaya Group Ajak Pengusaha Aplikasikan Nilai Kebaikan Melalui E-book “Yudi The Connector”
Ingin Perluas Networking, Asisten Penasihat Khusus Presiden RI Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector”
e-book “Yudi The Connector” Curi Perhatian Sandiaga Uno
BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Literasi Keuangan Pelajar Lewat SimPel Digital Berbasis QRIS
BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Budaya Menabung Syariah, Siapkan Solusi Keuangan untuk Warga
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:09 WIB

Komitmen Canteng Koneng Pertahankan Mutu Batik Khas Sumenep 

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:17 WIB

Belanja Kuliner Rp1 dengan QRIS, Bupati Fauzi Dorong Transaksi Digital

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:15 WIB

Pakar Media dan SDM Rekomendasikan E-book “Yudi The Connector” Sebagai Peta Menuju Kebahagiaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:25 WIB

Owner Asia Jaya Group Ajak Pengusaha Aplikasikan Nilai Kebaikan Melalui E-book “Yudi The Connector”

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:30 WIB

Ingin Perluas Networking, Asisten Penasihat Khusus Presiden RI Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector”

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB