Klaim Tak Sesuai Realita: Kades Batang-Batang Laok Dianggap Tak Mampu Urus Infrastruktur

- Redaktur

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kondisi jalan rusak kembali dipertontonkan di Dusun Koplong, Desa Batang-Batang Laok, @by_News9.id

FOTO: Kondisi jalan rusak kembali dipertontonkan di Dusun Koplong, Desa Batang-Batang Laok, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Kondisi jalan rusak di Dusun Koplong, Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, kembali memicu kemarahan warga setempat.

Pasalnya, jalan berlubang dan hancur parah itu dinilai menjadi bukti nyata mandeknya penggunaan Dana Desa yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Seorang warga setempat mengungkapkan kekecewaannya lantang menyebut jalan yang dibangun pemerintah desa hanya rapi di bagian pintu masuk kampung.

Namun, kata warga perempuan, semakin menuju ujung jalan, kondisinya justru berubah memprihatinkan.

“Jalan yang dibangun pemerintah desa hanya bagian depan. Begitu ke arah ujung, jalannya hancur. Padahal anggaran Dana Desa miliaran sudah cair. Tidak ada progres perbaikan, dibiarkan rusak begitu saja,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Warga lain menambahkan, kelambanan pemerintah desa seolah disengaja.

Baca Juga:  Warga Kramian Bangun Jalan Sendiri, Pemerintah Desa dan Kabupaten Jadi Penonton

Saat musim hujan, lubang-lubang besar dipenuhi air sehingga membahayakan pengendara.

“Kalau hujan, banyak genangan. Orang takut lewat karena bisa jatuh. Ini yang sangat dikhawatirkan warga,” tegasnya.

Lebih ironis lagi, kualitas pengerjaan jalan tidak merata.

Bagian utama terlihat cukup baik, tetapi di ujung jalan kualitasnya sangat buruk hingga kini hancur total.

Mereka menilai Dana Desa yang seharusnya menjadi harapan untuk pembangunan terutama di daerah pelosok justru “redup” karena diduga ditutupi manajemen buruk pemerintah desa.

Baca Juga:  Panitia Duta Kampus Uniba Bantah Pungli, Bongkar Fakta di Balik Kebijakan Denda yang Mendadak Dihapus

Mekanisme pengawasan dari tingkat kecamatan hingga Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dianggap tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Diberitakan sebelumnya, di Dusun Jandir, Desa Batang-Batang Laok, juga terlihat jalan rusak parah yang dibiarkan bertahun-tahun.

Nemun, Kepala Desa Batang-Batang Laok, Haris, menyebut wilayah Dusun Jandir luas sehingga perlu dipastikan titik mana yang dimaksud.

“Dusun Jandir ini lebar, Mas. Setiap dusun tiap tahun pasti ada pekerjaan,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (3/12/2025).

Saat ditanya lokasi pasti kerusakan, Haris mengakui adanya jalan rusak, namun membantah bahwa kondisinya parah.

“Iya ada jalan rusak, tapi bukan rusak parah. Di pinggir sawah itu. Sudah kami ukur untuk anggaran tahun 2026,” dalihnya.

Sementara pengakuan kepala desa itu justru memantik kekecewaan baru.

Baca Juga:  Wali Murid Protes Menu MBG Diduga Pakai Buah Busuk di Sampang

Berdasarkan pantauan warga, kondisi jalan sangat jauh dari klaim pemerintah desa.

Kerusakan berat terlihat jelas dibeberapa titik dan diduga sudah bertahun-tahun tanpa tindakan nyata.

Mereka menganggap Kades Batang-Batang Laok tidak mampu mengurus Infrastruktur desa.

“Kami berharap pemerintah kecamatan hingga kabupaten turun tangan untuk memastikan penggunaan Dana Desa tepat sasaran dan tidak berhenti pada janji semata,” tandas warga. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang saat membagikan bendera merah putih. @by_News9.id

DAERAH

Momen HUT RI, Polisi Sampang Bagikan Bendera dan Edukasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:35 WIB

FOTO: (ilustrasi) Pria berinisial K (41) saat diamankan petugas. @by_News9.id

HUKRIM

Pria 41 Tahun Tertekuk di Pinggir Jalan Desa Pamolokan

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:48 WIB

FOTO: (istimewa) Lesty Annatul Annisa' @by_News9.id

OPINI

Kalau Tidak Berdampak, Bubarkan Saja KOPRI

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:52 WIB