ODGJ Terlantar di Sumenep: Pemerintah Dinilai Gagal, Anggaran Sosial Dipertanyakan

- Redaktur

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ODGJ yang berkeliaran di pusat kota kian meningkat, tanpa perhatian pemerintah. @by_News9.id

FOTO: ODGJ yang berkeliaran di pusat kota kian meningkat, tanpa perhatian pemerintah. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali mendapat sorotan tajam terkait penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dinilai gagal dan tidak bertanggung jawab.

Jumlah ODGJ yang berkeliaran di pusat kota kian meningkat, namun perhatian pemerintah dianggap nihil.

Tokoh pemuda Sumenep, Tolak Amir, mengkritik keras kinerja pemerintah daerah, khususnya Dinas Sosial yang dinilai tidak menunjukkan kepedulian terhadap sesama manusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak kepemimpinan Bupati Sumenep, khususnya Dinas Sosial, tidak ada sama sekali kepedulian dalam penanganan dan penjangkauan ODGJ. Mereka semakin banyak berkeliaran di pusat kota keris,” tegas Tolak Amir, Jumat (12/12/2025).

Menurutnya, pemerintah seharusnya mengedepankan rasa kemanusiaan. ODGJ merupakan kategori orang terlantar yang sering kali tidak memiliki keluarga.

Baca Juga:  Jelang Aksi Damai, IWB Meminta Polresta Banyuwangi Segera Tinjau Lokasi Eks Tambang

Dalam kondisi demikian, negara wajib hadir, bukan justru menutup mata.

Tolak Amir mempertanyakan transparansi anggaran penanganan ODGJ yang bersumber dari Kementerian Sosial maupun APBD.

“Dalam penanganan ODGJ pasti ada anggaran, baik dari Kemensos maupun APBD. Orang dengan gangguan jiwa juga punya hak yang sama dengan orang normal. Tapi pemerintah justru arogan, sibuk dengan jabatannya sendiri,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus menyediakan pelayanan kesehatan dan fasilitas khusus untuk menampung ODGJ sebagai bentuk tanggung jawab moral negara.

Baca Juga:  Pembangunan Infrastruktur dan Penguatan Ketahanan Wilayah di Desa Burno

Kondisi di lapangan menunjukkan adanya ODGJ yang tidur tanpa alas, makan dari tempat kotor, dan hidup tanpa perlindungan di malam hari.

“Kenapa pemerintah seperti jijik bersentuhan dengan ODGJ? Ada anggaran Dinas Sosial atau justru tidak terealisasi?” sindirnya.

Ia menambahkan, pemerintah hanya bergerak jika ada laporan dari pihak keluarga.

Baca Juga:  Upacara Kenaikan Pangkat Anggota Polri Periode 1 Juli 2025 di Polres Lamongan

Padahal banyak ODGJ yang tidak memiliki keluarga dan akhirnya dibiarkan hidup menggelandang hingga berpotensi meninggal di jalan.

Tolak Amir mendesak Pemkab Sumenep untuk segera melakukan tindakan nyata, bukan sekadar menunggu laporan.

“Bagaimana nasib ODGJ yang tidak punya keluarga? Masa harus dibiarkan seperti itu sampai mati,” pungkasnya.

Situasi tersebut menambah daftar persoalan sosial yang belum mampu diselesaikan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Sampai berita ini diterbitkan, Dinas Sosial belum memberikan respons terkait kritik tersebut. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB