Antrean Solar di SPBU Tak Wajar, Aparat dan Pemkab Sumenep Tutup Mata

- Redaktur

Selasa, 23 Desember 2025 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kendaraan roda empat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kolor, Kecamatan Kota, yang rela mengantre untuk mendapatkan bbm solar subsidi. @by_News9.id

FOTO: Kendaraan roda empat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kolor, Kecamatan Kota, yang rela mengantre untuk mendapatkan bbm solar subsidi. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Antrean kendaraan roda empat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Sumenep, Madura, kembali memantik kecurigaan publik.

Antrean solar subsidi kembali terpantau mengular sejak pukul 17.00 WIB hingga berita ini diterbitkan, tanpa pengawasan ketat dari aparat maupun pihak berwenang.

Peristiwa itu dinilai bukan sekadar antrean biasa.

Polanya yang berlangsung berjam-jam dan didominasi kendaraan roda empat menimbulkan dugaan kuat adanya permainan dalam distribusi BBM jenis solar bersubsidi.

Sukardi, salah satu konsumen, menegaskan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum tidak boleh hanya bersikap reaktif menunggu laporan masyarakat.

Baca Juga:  Penuh Keakraban, GAWAT Tambelangan Gelar Kongkow untuk Pererat Solidaritas

Menurutnya, Pemkab Sumenep sebagai pemangku kebijakan publik harus segera turun tangan.

“Pemda harus hadir. Kapolres Sumenep juga jangan menunggu laporan. Ini sudah jadi masalah berulang. Harus diselidiki kenapa solar subsidi selalu langka,” tegasnya, Selasa (23/12/2025).

Ia menduga kuat adanya praktik pengisian solar subsidi secara berulang ke jerigen, bahkan disinyalir melibatkan mafia BBM yang bebas beroperasi di seluruh SPBU.

“Kalau ada penyimpangan dalam penyaluran subsidi, ini jelas merugikan masyarakat dan negara. Aparat harus berani bongkar dan jangan tutup mata,” ujarnya.

Hasil penelusuran media ini, sejumlah SPBU yang selama ini dikenal sebagai penyalur solar dalam volume besar di antaranya SPBU milik Pemda, SPBU Paberasan, SPBU Batuan, SPBU Manding, SPBU Ganding, SPBU Pakandangan, serta SPBU AKR Bluto Cangkaraman.

Baca Juga:  Penyaluran BLT-DD di Desa Darmorejo: Wujud Komitmen Menjaga Daya Tahan Ekonomi Warga

Ironisnya, praktik pengisian solar menggunakan jerigen justru semakin menjamur, termasuk di SPBU Kecamatan Kota Sumenep.

Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu pemicu utama kelangkaan solar subsidi di tingkat konsumen yang berhak.

“Kami menilai, pemerintah daerah lalai dalam mengawasi carut-marutnya sistem operasional SPBU, baik untuk pengisian kendaraan roda empat maupun praktik pedagang jerigen yang nyaris tanpa kontrol,” tegasnya.

Padahal, kata dia, BBM bersubsidi merupakan program strategis pemerintah pusat untuk menopang perekonomian masyarakat kecil.

Baca Juga:  Pencairan DD Tahap I di Sampang Tertunda, Pemda Tunggu Penyesuaian Program Pusat

Solar subsidi, sambungnya, di diperuntukkan bagi usaha mikro, sektor perikanan, pertanian, transportasi, dan pelayanan umum.

“Kalau subsidi diselewengkan di tingkat SPBU, maka aparat penegak hukum jangan sampai justru ikut bermain. Negara dan rakyat kecil yang jadi korban,” pungkas Sukardi. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: dr. Erliyati, M.Kes., (kiri), Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. @by_News9.id

KESEHATAN

RSUD Sumenep Masuk Enam Stan Terbaik di MNV 2026

Sabtu, 5 Sep 2026 - 06:36 WIB