SMPN 1 Sumenep Diduga Tekan Wali Murid Bayar Rp1,35 Juta Study Tour

- Redaktur

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Sumenep dan surat pernyataan yang dikeluhkan sejumlah wali murid kelas III. @by_News9.id

FOTO: Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Sumenep dan surat pernyataan yang dikeluhkan sejumlah wali murid kelas III. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Aroma pemaksaan mencuat dari lingkungan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Sumenep.

Sejumlah wali murid kelas III mengeluhkan kebijakan sekolah yang diduga memaksa siswa mengikuti program study tour ke luar kota, meski kegiatan tersebut secara regulasi tidak bersifat wajib.

Sekolah yang beralamat di Jl. Payudan Barat No.7, Mastasek, Pabian, Kecamatan Kota Sumenep itu disebut telah mengedarkan surat pernyataan kepada orang tua/wali murid.

Isi surat tersebut menuai keberatan lantaran terkesan menggiring persetujuan sepihak dan membebani wali murid secara finansial.

Dalam surat itu, orang tua diminta menandatangani pernyataan tidak keberatan anaknya mengikuti study tour ke Yogyakarta, sekaligus menyatakan sanggup membayar biaya Rp1.350.000 per siswa.

“Kami seperti tidak diberi pilihan. Suratnya bernada wajib, bukan opsional. Kalau tidak ikut, anak dikhawatirkan dikucilkan,” ujar salah satu wali murid kepada News9.id, Jumat (9/1/2026).

Ironisnya, kebijakan itu muncul di tengah larangan dan imbauan keras pemerintah yang menyatakan bahwa kegiatan study tour di tingkat SD dan SMP tidak boleh diwajibkan, dengan alasan keselamatan siswa dan beban ekonomi orang tua.

Baca Juga:  Upacara HUT ke-80 RI di SD Integral, Serda Eko Afriyadi Tekankan Persatuan Bangsa

Para wali murid menilai kebijakan tersebut tidak berempati terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Bahkan, menurutnya, tidak semua orang tua memiliki kemampuan finansial yang sama, terlebih biaya yang dipatok tergolong tinggi.

“Ini bukan soal anak tidak mau belajar di luar sekolah, tapi soal kemampuan orang tua. Rp1,35 juta itu besar bagi kami,” keluh wali murid lainnya.

Alasan klasik pihak sekolah yang kerap mengaitkan study tour dengan program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pun dinilai tidak relevan. Sebab, P5 tidak mensyaratkan kegiatan wisata berbiaya mahal apalagi ke luar kota.

Baca Juga:  Upacara Korps Raport, 42 Polisi Sumenep Naik Pangkat

Fakta lain yang mencuat, sejumlah daerah bahkan telah melarang study tour karena tingginya risiko kecelakaan selama perjalanan, yang kerap berujung tragedi.

Kini sejumlah wali murid pun bertanya, Apakah SMPN 1 Sumenep sedang mendidik karakter siswa, atau justru sedang memaksakan program yang berpotensi melanggar aturan.

“Kami meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep untuk turun tangan dan melakukan klarifikasi terbuka, sebelum persoalan ini meluas menjadi preseden buruk dunia pendidikan,” tandas wali murid.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Sumenep Syaiful Rahman Dasuki, saat dikonfirmasi pada Senin, (12/1/2026), hingga berita ini diterbitkan belum menanggapi dan memberikan klarifikasi terkait persoalan tersebut. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global
HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik
RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun
SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi
Permudah Akses Informasi dan Pengaduan, RSUDMA Sumenep Hadirkan IPP 24 Jam
Ombudsman RI, BPKN dan YLKI Sambangi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep
Polsek Pasrujambe Pantau Lahan Pertanian Jagung,Dukung Ketahanan Pangan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:01 WIB

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:59 WIB

HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:50 WIB

Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:38 WIB

RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:05 WIB

SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi

Berita Terbaru

FOTO: Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang saat membagikan bendera merah putih. @by_News9.id

DAERAH

Momen HUT RI, Polisi Sampang Bagikan Bendera dan Edukasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:35 WIB

FOTO: (ilustrasi) Pria berinisial K (41) saat diamankan petugas. @by_News9.id

HUKRIM

Pria 41 Tahun Tertekuk di Pinggir Jalan Desa Pamolokan

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:48 WIB

FOTO: (istimewa) Lesty Annatul Annisa' @by_News9.id

OPINI

Kalau Tidak Berdampak, Bubarkan Saja KOPRI

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:52 WIB