Pasar Minggu atas Nama UMKM: Kebijakan Bupati Sumenep yang Justru Menenggelamkan Ekonomi Rakyat Kecil

- Editorial Team

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kegiatan Pasar Minggu yang dikemas seolah-olah sebagai wadah pemberdayaan UMKM, @by_News9.id

FOTO: Kegiatan Pasar Minggu yang dikemas seolah-olah sebagai wadah pemberdayaan UMKM, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Di tengah jargon keberpihakan terhadap usaha mikro dan pedagang kaki lima (PKL), kehadiran Pemerintah Kabupaten Sumenep justru dipertanyakan.

Bupati Sumenep dinilai absen dari denyut nadi masyarakat kecil yang setiap hari berjibaku demi bertahan hidup.

Alih-alih menguatkan ekonomi rakyat, kebijakan Perdagangan Pasar Minggu justru menegasikan realitas kebutuhan ekonomi warga kecil.

Kegiatan Pasar Minggu yang dikemas seolah-olah sebagai wadah pemberdayaan UMKM, pada praktiknya tidak meningkatkan kesejahteraan pedagang kecil.

Sebaliknya, kebijakan tersebut justru menenggelamkan ekonomi rakyat yang selama ini menggantungkan hidup dari hasil dagangan harian.

Baca Juga:  Komitmen Canteng Koneng Pertahankan Mutu Batik Khas Sumenep 

Ironisnya, UMKM dan PKL diarahkan bahkan seolah dipaksa untuk berjualan di area kota hanya pada hari Minggu.

“Logikanya patut dipertanyakan. Kebutuhan dasar keluarga tidak menunggu hari Minggu. Biaya makan, pendidikan anak, listrik, hingga kebutuhan dapur berjalan setiap hari. Lalu, mengapa pedagang kecil harus menunggu satu hari dalam sepekan untuk memperoleh penghasilan,” ujar sejumlah PKL diarea Pasar Minggu, Minggu (25/1).

Lebih parah lagi, di balik Pasar Minggu itu muncul praktik pungutan terhadap PKL yang ingin berjualan.

“Dalih pengelolaan berubah menjadi ladang kepentingan segelintir kelompok. Objeknya jelas ekonomi rakyat kecil. Tujuannya pun terang mengais keuntungan sebesar-besarnya dari keringat pedagang kecil,” jelasnya.

Kondisi itu menegaskan kegagalan pemerintah daerah dalam memahami esensi pemberdayaan ekonomi lokal.

“Seharusnya, pemerintah hadir menyediakan ruang usaha yang layak dan berkelanjutan. Bukan hanya satu hari dalam seminggu, melainkan setiap hari. Bukan dengan pungutan, tetapi dengan perlindungan dan dukungan nyata,” tegasnya.

Sementara, masyarakat tidak menuntut janji manis. Yang dibutuhkan adalah kebijakan konkret, penyediaan lahan strategis bagi PKL dan UMKM, titik sentral ekonomi rakyat yang jelas, serta suntikan modal usaha agar roda ekonomi kecil terus berputar.

Baca Juga:  Hari Sales Sedunia ke-10, KONUS Gandeng N1 Auto Pro Berikan Gift untuk Para Sales

Kendati itu, gagasan itulah yang seharusnya menjadi prioritas, bukan sekadar acara seremonial yang membungkus ketimpangan.

“Jika pemerintah daerah benar-benar berpihak pada ekonomi rakyat kecil, maka kebijakan setengah hati seperti Pasar Minggu perlu dievaluasi total. Tanpa keberanian berpihak, jargon UMKM hanya akan menjadi slogan kosong sementara rakyat kecil terus terhimpit dan dibiarkan berjuang sendiri,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Sales Sedunia ke-10, KONUS Gandeng N1 Auto Pro Berikan Gift untuk Para Sales
Founder Tabur Baik Siap Luncurkan “PROFESIONAL”, Tekan Pengangguran di Sumenep
Bukan Sekadar Bank Daerah, BPRS Bhakti Sumekar Kembali Ukir Prestasi Nasional
Dari Pesisir Banyuwangi ke Amerika dan Eropa, Koral Budidaya Menjadi Primadona Pasar Dunia
AOE 2026, Madiun Kenalkan Produk Lokal dan Potensi Investasi
PT Djarum Belum Pastikan Serapan Tembakau Madura
Siap Serap Hasil Panen Tembakau, Haswal Group Buka Pembelian Perdana
Bos HM Target Serap 1.000 Ton Tembakau
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 10:00 WIB

Hari Sales Sedunia ke-10, KONUS Gandeng N1 Auto Pro Berikan Gift untuk Para Sales

Sabtu, 12 September 2026 - 13:22 WIB

Founder Tabur Baik Siap Luncurkan “PROFESIONAL”, Tekan Pengangguran di Sumenep

Sabtu, 5 September 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Bank Daerah, BPRS Bhakti Sumekar Kembali Ukir Prestasi Nasional

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Dari Pesisir Banyuwangi ke Amerika dan Eropa, Koral Budidaya Menjadi Primadona Pasar Dunia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:39 WIB

AOE 2026, Madiun Kenalkan Produk Lokal dan Potensi Investasi

Berita Terbaru

FOTO: Agus Dwi Saputra, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Dorong Tenaga Kerja Lokal Terserap Dunia Industri

Minggu, 27 Sep 2026 - 07:11 WIB