Pimpinan Bank Mandiri Tak Temui Massa, Penanganan Kasus PKH Dinilai Tidak Serius

- Redaktur

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep (HIMPASS) saat melakukan aksi jilid II, @by_News9.id

FOTO: Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep (HIMPASS) saat melakukan aksi jilid II, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep (HIMPASS) kembali menggelar aksi lanjutan (Aksi Jilid II) di depan Bank Mandiri Cabang Sumenep.

Aksi dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas belum adanya kejelasan penanganan dugaan penahanan kartu dan pungutan liar Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Sapeken.

Dalam aksi tersebut, massa HIMPASS tidak ditemui oleh Pimpinan Cabang Bank Mandiri Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka menilai sikap menghindar itu mencerminkan kurangnya keseriusan Bank Mandiri dalam merespons persoalan yang berdampak langsung pada hak Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Baca Juga:  Wali Murid Protes Menu MBG Diduga Pakai Buah Busuk di Sampang

Ketua Umum HIMPASS, Azer Ilham, menyampaikan bahwa hingga aksi jilid II digelar, Bank Mandiri belum menunjukkan langkah nyata terkait dugaan penahanan kartu PKH oleh agen di Kecamatan Sapeken, khususnya di Desa Saur Saebus.

“Pada aksi lanjutan ini, kami kembali tidak ditemui pimpinan cabang. Padahal persoalan yang kami suarakan menyangkut hak masyarakat miskin. Sikap ini menimbulkan kesan bahwa Bank Mandiri tidak menempatkan kasus ini sebagai persoalan serius,” ujarnya, Senin (26/1).

HIMPASS juga menilai bahwa pernyataan sebelumnya dari pihak Bank Mandiri yang menyebutkan akan menindaklanjuti laporan apabila terdapat bukti konkret, belum dibarengi dengan tindakan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan publik.

“Kami telah menyampaikan data, rekaman suara, serta pengakuan langsung dari KPM. Namun sampai hari ini, tidak ada kejelasan hasil penelusuran maupun langkah yang dilakukan pihak bank,” lanjut Azer.

Menurut HIMPASS, ketidakhadiran pimpinan cabang dalam aksi jilid II memperkuat anggapan bahwa penanganan kasus dugaan penyelewengan PKH di Kepulauan Sapeken terkesan berlarut-larut dan tidak transparan.

“Aksi jilid II ini merupakan bentuk komitmen mahasiswa kepulauan untuk terus mengawal persoalan bantuan sosial, agar praktik yang merugikan masyarakat kecil tidak dianggap sebagai hal biasa dan tidak dibiarkan tanpa kejelasan penyelesaian,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB