Akses Jawa–Bali Mulai Tersendat! Antrean Kendaraan Padati Jalur Menuju Pelabuhan Ketapang

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Arus kendaraan menuju jalur penyeberangan Jawa–Bali mulai mengalami antre. @by_News9.id

FOTO: Arus kendaraan menuju jalur penyeberangan Jawa–Bali mulai mengalami antre. @by_News9.id

BANYUWANGI, NEWS9 – Memasuki H-7 Hari Raya Idul Fitri, arus kendaraan menuju jalur penyeberangan Jawa–Bali mulai mengalami kepadatan signifikan.

Antrean panjang kendaraan terlihat di kawasan akses menuju Pelabuhan Ketapang serta jalur menuju Pelabuhan Tanjung Wangi, Sabtu (14/3/2026).

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, ratusan kendaraan tampak mengular hingga beberapa kilometer sebelum pintu masuk pelabuhan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Antrean didominasi kendaraan logistik berupa truk besar yang datang dari arah jalur nasional Situbondo menuju Banyuwangi.

Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas di jalur Situbondo–Banyuwangi terpantau padat merayap, terutama di titik-titik yang menjadi akses menuju kawasan pelabuhan penyeberangan.

Selain truk logistik, kendaraan pribadi, bus antar kota, serta kendaraan roda dua juga mulai memadati jalur tersebut.

Baca Juga:  Sepuluh Nama Muncul Jelang Berakhirnya Masa Jabatan Sekda Sumenep

Selain meningkatnya volume kendaraan, kepadatan juga dipicu oleh sejumlah pengemudi yang saling mendahului untuk memasuki jalur antrean menuju pelabuhan.

Situasi itu menyebabkan arus kendaraan tersendat dan membuat antrean semakin panjang, bahkan meluas hingga ke ruas jalan utama.

Salah satu pengemudi truk logistik, Rudi (42), mengaku sudah mengantre cukup lama sebelum bisa mendekati area pelabuhan.

“Sejak tadi pagi sudah mulai antre. Kendaraan banyak yang saling mendahului supaya cepat masuk, akhirnya malah makin macet,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Andi (34), pengemudi kendaraan pribadi yang hendak menyeberang ke Bali. Ia mengaku harus menghabiskan waktu lebih lama dari biasanya untuk mencapai area pelabuhan.

“Biasanya tidak sampai selama ini. Antrean sudah terlihat beberapa kilometer sebelum pelabuhan. Kalau kendaraan berhenti lama, bahan bakar juga jadi lebih boros,” katanya.

Lonjakan kendaraan logistik ini diduga berkaitan dengan meningkatnya aktivitas distribusi barang menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Baca Juga:  Jaga Kebersihan Sungai, Babinsa Bersama Warga Giatkan Kerja Bakti Rutin di Sungai Repeh

Banyak pengemudi truk memilih menyeberang lebih awal guna menghindari potensi pembatasan operasional kendaraan berat yang biasanya diberlakukan saat memasuki puncak arus mudik Lebaran.

Menanggapi kondisi tersebut, petugas dari Satuan Lalu Lintas Polresta Banyuwangi bersama anggota Kodim 0825 Banyuwangi tampak melakukan pengaturan arus kendaraan di sekitar akses masuk pelabuhan.

Seorang petugas di lapangan mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya mengurai antrean agar arus kendaraan tetap bergerak.

“Kami melakukan pengaturan agar kendaraan tetap tertib di jalur antrean dan tidak saling menyerobot. Dengan begitu diharapkan arus lalu lintas bisa lebih lancar,” ujarnya.

Meski demikian, kepadatan kendaraan yang terjadi tidak hanya berdampak pada lamanya waktu tempuh perjalanan, tetapi juga mempengaruhi aktivitas para pengguna jalan lainnya.

Baca Juga:  HUT Reserse, Polres Lumajang Berbagi Kebahagiaan, Santuni 50 Anak Yatim

Sejumlah pengemudi mengeluhkan meningkatnya konsumsi bahan bakar akibat kendaraan harus berjalan perlahan bahkan berhenti dalam waktu lama.

Di sisi lain, kondisi ini juga berpotensi memengaruhi distribusi logistik menuju Bali jika antrean kendaraan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan.

Mengingat jalur penyeberangan Banyuwangi–Bali merupakan salah satu akses vital bagi mobilitas barang maupun penumpang menjelang momen Lebaran.

Jika lonjakan kendaraan terus terjadi tanpa diimbangi pengaturan arus yang efektif, antrean kendaraan dikhawatirkan akan semakin panjang seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang puncak arus mudik Idul Fitri di jalur penyeberangan Jawa–Bali. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja
Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026
Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang
Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik
Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:23 WIB

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep

Berita Terbaru

FOTO: Mahyuni, pemilik pohon, bersama keluarga saat mendatangi Polresta Sumenep. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:45 WIB

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB