Overkapasitas Kapal Sabuk Nusantara 92: Penumpang Terlantar, Nyawa Dipertaruhkan

- Redaktur

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Sejumlah penumpang yang memiliki tiket resmi justru tidak mendapatkan tempat tidur yang layak selama perjalanan. @by_News9.id

FOTO: Sejumlah penumpang yang memiliki tiket resmi justru tidak mendapatkan tempat tidur yang layak selama perjalanan. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Lonjakan penumpang pada Kapal Sabuk Nusantara 92 rute Masalembu–Surabaya kembali menyorot lemahnya pengawasan keselamatan transportasi laut.

Sejumlah penumpang yang telah mengantongi tiket resmi justru tidak mendapatkan tempat tidur yang layak selama perjalanan.

Fakta tersebut diungkapkan oleh Musriyanto, yang menyebut kondisi di dalam kapal jauh dari standar keselamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penumpang terpaksa berdesakan, bahkan banyak yang tidur di pinggir dek hingga bagian belakang kapal.

“Mereka yang sudah punya tiket tidak dapat tempat tidur. Banyak yang tidur di pinggir dek dan belakang kapal. Ini sangat membahayakan nyawa, apalagi perjalanan mencapai 18 jam,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Menurutnya, situasi tersebut bukan sekadar persoalan kenyamanan, melainkan ancaman serius bagi keselamatan jiwa.

“Posisi tidur di area terbuka kapal, terutama di bagian belakang dan tepi dek, sangat rentan terhadap gelombang laut, terpeleset, hingga risiko jatuh ke laut,” jelasnya.

Lonjakan penumpang yang tidak diimbangi dengan kapasitas memadai menimbulkan dugaan kuat adanya pembiaran terhadap praktik overkapasitas.

Baca Juga:  KKMI dan KKRA Lenteng Gelar Lomba Video Animasi dan Upacara HUT RI ke-80

Padahal, kata dia, aturan keselamatan pelayaran secara tegas mengatur batas jumlah penumpang demi mencegah potensi kecelakaan di laut.

“Di situ juga ada murid mau balik ke pondok Attaufiqqiyah, yaitu murid dari pada wakil Bupati Sumenep yang tidak kebagian tempat tidur,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak operator kapal maupun otoritas terkait mengenai langkah penanganan kondisi tersebut lantaran keterbatasan komunikasi.

Baca Juga:  Satpol PP Bersama Kasubid Pengawasan dan Pemeliharaan Aset Tinjau Lokasi Rest Area Cerung 

Ia meminta adanya evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terus berulang, terutama pada rute-rute kepulauan yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat.

“Jika kondisi ini dibiarkan, bukan hanya mencerminkan kelalaian, tetapi juga bentuk abai terhadap keselamatan warga yang seharusnya dilindungi,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB