Elpiji Melon 3kg Langka, Puluhan Warga Antri di Pertashop

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Antrian warga dari Desa Kromengan,
di salah satu agen penyedia gas di Pertashop 5P.65141 @by_News9.id

FOTO: Antrian warga dari Desa Kromengan, di salah satu agen penyedia gas di Pertashop 5P.65141 @by_News9.id

MALANG, NEWS9 – Gas Elpiji 3kg atau seringnya masyarakat menyebut gas melon mengalami kelangkaan.

Hal itu terlihat di salah satu agen penyedia gas di Pertashop 5P.65141 Kromengan milik Suparman warga Kromengan.

Puluhan warga dari Desa Kromengan, Karangrejo, Peniwen hingga Jambuwer sejak pagi antri untuk membeli gas elpiji yang sudah 3 hari ini sulit didapat. Sabtu (11 April 2026).

Menurut Muji, salah satu warga Peniwen yang ikut antri hingga siang ini mengatakan jika dirinya kesulitan beli gas di toko langganannya.

“Saya tidak mendapatkan gas sudah tiga hari ini, jadinya repot sekarang, minyak tanah sudah gak ada, disuruh ganti gas sekarang susah, gak tahu ini maunya pemerintah,” ujarnya.

Salah satu warga yang lain Reni, saat ditemui wartawan di sela-sela dirinya mengantri mengeluhkan keadaan tersebut.

“Repot jaman sekarang, sudah apa-apa mahal susah lagi didapat, kita masyarakat kecil yang jadi korbannya,” keluhnya.

Pemilik Pertashop saat ditemui awak media menyampaikan jika dirinya saat ini kesulitan mendatangkan gas sesuai kuota sebelumnya. Dan membludaknya antrian tersebut baru kali ini terjadi.

“Sebelumnya, pas hari raya kemarin tidak sebanyak ini,” paparnya.

“Dulu saya bisa mendapatkan kuota hingga 300 tabung, namun sekarang dikurangi cuma 200 tabung,” katanya.

Meskipun dalam kondisi sulit seperti itu, dirinya tetap berusaha melayani warga dan tidak memainkan harga seenaknya, semua sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

Baca Juga:  Kampus Harus Jadi Ruang Aman: Aktivis Perempuan Desak UNIBA Madura Ambil Langkah Tegas

Menurut pemilik Pertashop Kromengan, dirinya dikirimi dari PT. Gas Fajar Jaya Mandiri, agen elpiji subsidi 3 kg yang berkantor di Jl. Raya Ahmad Yani RT. 4 RW. 2, Dilem Kepanjen.

Awak media mencoba konfirmasi ke nomor handphone milik PT yang tertera pada truk pengiriman, namun hingga berita ini ditulis, pihak PT belum memberikan keterangan.

Baca Juga:  Resmi Dibentuk, Sinergi Wartawan dan Aktivis Tambelangan Menuju Arah Baru yang Produktif

Masyarakat menunggu informasi apa yang sebenarnya terjadi. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB