Festival Budaya di Kampung Narkoba

- Redaksi

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: (ilustrasi) Pagelaran Festival Budaya pada agenda Sumenep Calendar of Event 2026 di Kepulauan Masalembu. @by_News9.id

FOTO: (ilustrasi) Pagelaran Festival Budaya pada agenda Sumenep Calendar of Event 2026 di Kepulauan Masalembu. @by_News9.id

OPININEWS9 – Rencana Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Festival Budaya dalam agenda Sumenep Calendar of Event 2026 di Kepulauan Masalembu justru memantik kritik keras dari kalangan aktivis dan masyarakat kepulauan.

Bagaimana tidak, di tengah berbagai persoalan akut yang masih menghimpit masyarakat Masalembu, pemerintah justru sibuk menyiapkan panggung hiburan dan seremoni budaya.

Berdasarkan berbagai pemberitaan yang berkembang, Masalembu selama ini kerap disebut kampung narkoba karena dugaan marak peredarannya yang semakin mengkhawatirkan.

Festival budaya yang dijadwalkan berlangsung pada 20–30 Mei 2026. Namun pertanyaannya sederhana, apa yang sebenarnya sedang diprioritaskan pemerintah? Menyelamatkan generasi muda Masalembu atau sekadar mempercantik citra daerah lewat agenda seremonial?

Baca Juga:  Simpan Sabu Hampir 4 Gram, Pria di Pamolokan Digerebek Polisi Saat Fajar

Masyarakat Masalembu hingga hari ini masih hidup dalam keterbatasan. Infrastruktur jalan banyak yang memprihatinkan, listrik belum stabil, fasilitas kesehatan minim, dan transportasi laut masih jauh dari kata layak.

Di saat kebutuhan dasar masyarakat belum tuntas, pemerintah malah memilih menggelar festival yang berpotensi menghabiskan anggaran besar tanpa menyentuh akar persoalan rakyat.

Yang lebih ironis, ancaman narkoba di wilayah kepulauan tersebut kini disebut-sebut semakin menggila.

Peredaran barang haram itu bahkan dikabarkan sudah masuk hingga level desa dan melibatkan aktor-aktor baru yang diduga menjadi bandar lokal.

Baca Juga:  Kritik Rakyat Masalembu Jangan Dibunuh dengan Tuduhan Politik

Warga menyebut transaksi berlangsung terang-terangan di beberapa wilayah seperti Desa Kramian dan Desa Sukajeruk.

Ini bukan lagi sekadar isu sosial biasa. Ini darurat masa depan.

Ketika narkoba mulai merusak anak muda di kepulauan, pemerintah seharusnya hadir dengan tindakan konkret seperti penguatan aparat penegak hukum, operasi pemberantasan, rehabilitasi, pengawasan jalur laut, hingga pendidikan anti-narkoba yang serius.

Bukan malah menghadirkan pesta budaya yang hanya ramai beberapa hari lalu selesai tanpa perubahan berarti.

Baca Juga:  Kades yang Ahli Menutup Telinga

Budaya memang penting. Tradisi harus dijaga. Tetapi budaya tidak boleh dijadikan topeng untuk menutupi kegagalan menyelesaikan persoalan mendasar masyarakat.

Pemerintah jangan sibuk membangun panggung sementara generasi mudanya perlahan runtuh karena narkoba.

Jangan sampai festival budaya hanya menjadi kosmetik politik yang dipoles indah di atas kenyataan pahit yang dihadapi warga setiap hari.

Masyarakat Masalembu hari ini tidak sedang meminta hiburan. Mereka meminta keselamatan masa depan anak-anak mereka.

Karena percuma bicara pelestarian budaya jika generasi penerusnya lebih dulu dihancurkan oleh narkoba. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecerdasan Buatan dan ‘kecerdasan’ Para Lansia di Indonesia
Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?
Gambaran Konsep Maha Raya Festival Sumenep 2026
Mewujudkan Amanat Konstitusi: Langkah Nyata dan Peran Gerakan
Pendidikan Inklusif Tidak Boleh Berhenti pada Regulasi
MBG: Malaikat Berjubah Gelap
Hidup Hemat, Fondasi Membentuk Keluarga dan Generasi Yang Bijak
Penjahat Bernama Prabowo
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Kecerdasan Buatan dan ‘kecerdasan’ Para Lansia di Indonesia

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:26 WIB

Gambaran Konsep Maha Raya Festival Sumenep 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:47 WIB

Mewujudkan Amanat Konstitusi: Langkah Nyata dan Peran Gerakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00 WIB

Pendidikan Inklusif Tidak Boleh Berhenti pada Regulasi

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB