Direktur RSUDMA Sumenep Apresiasi Dedikasi Bidan sebagai Garda Terdepan Kesehatan Ibu dan Bayi

- Redaktur

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, dr. Erliyati, @by_News9.id

FOTO: Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, dr. Erliyati, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Peringatan Hari Bidan Internasional yang diperingati setiap 5 Mei menjadi momentum penting untuk mengapresiasi peran besar para bidan dalam pelayanan kesehatan, khususnya dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, dr. Erliyati, menegaskan bahwa profesi bidan memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Hal itu disampaikannya dalam momentum Hari Bidan Internasional 2026.

Menurut Erliyati, tanggung jawab bidan sangat luas dan krusial, mulai dari pendampingan selama masa kehamilan, proses persalinan, masa nifas, hingga perawatan bayi baru lahir.

Peran tersebut menjadikan bidan sebagai ujung tombak dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi yang menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan kesehatan.

“Peringatan Hari Bidan Internasional bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama terhadap pentingnya peran bidan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Ia mengatakan, tema Hari Bidan Internasional tahun ini mencerminkan kebutuhan global akan tenaga bidan yang tidak hanya memadai secara jumlah, tetapi juga memiliki kompetensi, kualitas, dan kemampuan untuk menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

Baca Juga:  Warga Tangkap Maling Gas di Kalianget, Pelaku Nyaris Kabur Saat Diteriaki Istri Korban

Selain menjalankan tugas medis, bidan juga memiliki peran multidimensi sebagai pendidik, pendamping, sekaligus pemberi dukungan psikologis bagi ibu hamil dan keluarganya.

“Peran multidimensi ini sangat membantu menciptakan pelayanan kesehatan yang komprehensif, humanis, dan memberikan rasa aman bagi ibu selama menjalani proses kehamilan hingga persalinan,” ungkapnya.

Erliyati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh bidan yang bertugas di Kabupaten Sumenep, termasuk mereka yang mengabdi di wilayah kepulauan, daerah terpencil, dan pelosok desa.

Baca Juga:  31 Prolegda 2026 Disahkan, DPRD Sumenep Kejar Target di Tengah Tumpukan Raperda Lama

Menurutnya, dedikasi para bidan menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, meski menghadapi berbagai keterbatasan akses dan kondisi geografis yang menantang.

“Dedikasi, ketulusan, dan profesionalisme para bidan menjadi faktor penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan,” katanya.

Melalui peringatan Hari Bidan Internasional 2026, Erliyati berharap seluruh bidan terus meningkatkan kompetensi, berinovasi, serta memberikan pelayanan terbaik sesuai standar profesi.

Baca Juga:  Sinergi Babinsa Madurejo dan Kelompok Tani: Optimalkan Pengairan Lahan Jagung di Dusun Dompyong

Ia menilai bidan merupakan sosok istimewa yang selalu hadir pada fase paling penting dalam kehidupan manusia, yakni saat awal kehidupan dimulai.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh bidan yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan hati demi memberikan pelayanan terbaik bagi ibu, bayi, dan keluarga di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hanya Bawa Rp100 Ribu, Ibu di Sumenep Melahirkan dengan Bantuan UHC
Semarak Kemerdekaan RI dan HUT ke-25, Demokrat Sumenep Gelar Lomba Rakyat
Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas
Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT
Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua
Aplikasi “Panglima” SMKN Ihya’ Ulumudin Jadi Jembatan Alumni dan Sekolah
Desil DTSEN BPS Probolinggo Jelaskan Tak Ditentukan Satu Indikator
HUT RI ke-81 di Masalembu: Merdeka dalam Seremoni, Terjajah oleh Ketertinggalan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Hanya Bawa Rp100 Ribu, Ibu di Sumenep Melahirkan dengan Bantuan UHC

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Semarak Kemerdekaan RI dan HUT ke-25, Demokrat Sumenep Gelar Lomba Rakyat

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua

Berita Terbaru

FOTO: Farid Azziyadi, Aktivis pemerhati petani. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

PT Djarum Belum Pastikan Serapan Tembakau Madura

Rabu, 26 Agu 2026 - 09:59 WIB