Dua Desa di Wilayah Sukodono Kabupaten Lumajang Terendam Banjir Setinggi 1.5m

- Redaktur

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: BPBD bersama TNI, Polri, relawan, perangkat desa, dan unsur terkait melakukan evakuasi warga, @by_News9.id

FOTO: BPBD bersama TNI, Polri, relawan, perangkat desa, dan unsur terkait melakukan evakuasi warga, @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang bergerak cepat menangani banjir luapan yang merendam sejumlah wilayah di dusun Biting, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Jum’at (15/05/2026) dini hari.

Banjir terjadi akibat tingginya debit air kiriman dari kawasan lereng Gunung Semeru setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Senduro, Gucialit, dan Pasrujambe sejak Kamis malam.

Meski memasuki musim kemarau, intensitas hujan di wilayah hulu cukup tinggi sehingga menyebabkan aliran sungai meluap ke permukiman warga.

Baca Juga:  Sentuhan Ramadan Pemkab Sumenep: Anak Yatim dan Duafa Terima Santunan

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang Isnugroho mengatakan, tim langsung diterjunkan begitu menerima laporan kejadian untuk memastikan keselamatan warga terdampak.

“Sejak dini hari seluruh personel telah diterjunkan untuk memastikan keselamatan warga, melakukan evakuasi, serta mendistribusikan bantuan kebutuhan dasar”, ujarnya, Jum’at (15/05/2026).

BPBD bersama TNI, Polri, relawan, perangkat desa, dan unsur terkait melakukan asesmen lapangan, evakuasi warga, hingga penyaluran bantuan logistik darurat.

Baca Juga:  Gerebek Arena Sabung Ayam, Kapolsek Negara Batin Gugur dalam Tugas

Petugas juga membantu pemindahan barang-barang rumah tangga dan ternak milik warga untuk meminimalkan kerugian.

Data sementara mencatat sekitar 300 kepala keluarga terdampak di Dusun Biting RW 08, 09, dan 10. Genangan juga terjadi di dusun Krajan II dan dusun Sekarputih, desa Sumberejo dengan ketinggian air mencapai 1,2 meter di beberapa titik.

Baca Juga:  Finishing Pengecatan Monumen TMMD: Bukti Dedikasi TNI dalam Membangun Desa

Empat warga yang mengalami gangguan kesehatan telah dievakuasi ke Puskesmas Sukodono untuk mendapatkan penanganan medis.

Selain itu, BPBD menyalurkan bantuan awal berupa makanan siap saji, lauk kaleng, dan tambahan gizi untuk warga terdampak.

Penanganan cepat ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam memastikan keselamatan masyarakat saat kondisi darurat sekaligus mempercepat pemulihan di wilayah terdampak bencana. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: TD (korban) penganiyaan oleh ibu kandungnya sendiri. @by_News9.id

HUKRIM

Ibu Diduga Aniaya Anak Kandung di Pamekasan hingga Tewas

Senin, 17 Agu 2026 - 21:19 WIB