BeritaDaerah

Akses Terputus, Dandim Sumenep Turun Langsung Cek Lokasi Jembatan Gantung

116
×

Akses Terputus, Dandim Sumenep Turun Langsung Cek Lokasi Jembatan Gantung

Sebarkan artikel ini
Akses Terputus, Dandim Sumenep Turun Langsung Cek Lokasi Jembatan Gantung
FOTO: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, saat meninjau rencana pembangunan jembatan gantung. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Persoalan akses yang selama ini menghambat aktivitas warga di sejumlah wilayah terpencil Kabupaten Sumenep akhirnya mendapat perhatian serius.

Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, turun langsung meninjau rencana pembangunan jembatan gantung di dua titik krusial, Selasa (24/3/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan di Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, dan Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi.

Dua wilayah tersebut yang selama ini terisolasi akibat kondisi geografis, terutama keberadaan sungai yang membatasi mobilitas warga.

Langkah itu bukan sekadar seremonial. Dandim ingin memastikan bahwa pembangunan infrastruktur benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar proyek tanpa dampak.

Dalam kegiatan tersebut, Letkol Inf Citra Persada didampingi Pgs. Pasiter Kodim 0827/Sumenep Kapten Inf Agung Muhaimin, Bati Bakti Staf Teritorial Sertu Ainur Rahman, unsur pemerintah desa, serta masyarakat setempat yang selama ini merasakan langsung sulitnya akses.

“Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan bahwa lokasi yang dipilih benar-benar prioritas dan memang dibutuhkan masyarakat, khususnya di wilayah yang aksesnya masih terhambat kondisi geografis,” tegasnya.

Ia menekankan, pembangunan jembatan gantung bukan hanya soal mempersingkat jarak tempuh.

Lebih dari itu, hal tersebut menyangkut keselamatan warga yang setiap hari harus mempertaruhkan nyawa saat melintasi sungai.

“Ini bukan sekadar soal akses. Ini tentang keselamatan warga dan kelancaran aktivitas mereka baik untuk pendidikan, ekonomi, hingga layanan kesehatan yang selama ini terkendala,” lanjutnya.

Hasil peninjauan tersebut akan segera dilaporkan sebagai dasar perencanaan pembangunan oleh TNI AD.

“Kami berharap, proyek ini tidak berlarut-larut dan bisa segera direalisasikan secara tepat sasaran,” terangnya.

“Jika terealisasi, jembatan gantung ini diharapkan menjadi penghubung vital yang membuka keterisolasian wilayah, sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat yang selama ini tertahan oleh buruknya akses transportasi,” tambahnya. ***

Tinggalkan Balasan

>