DAERAH

TMI Sumenep Sambut Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN

3
×

TMI Sumenep Sambut Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN

Sebarkan artikel ini
TMI Sumenep Sambut Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN
FOTO: Ketua TMI Kabupaten Sumenep, Achmad Jailani (kiri), bersama Kepala BGN, Sudaryono (kanan). @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Penunjukan Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA sebagai Kepala Badan Gizi Nasional mendapat sambutan positif dari Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Sumenep.

Organisasi tersebut menilai amanah baru itu menjadi momentum penting untuk memperkuat kebijakan dan program peningkatan gizi masyarakat secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Ketua TMI Kabupaten Sumenep, Achmad Jailani, menyampaikan ucapan selamat atas kepercayaan yang diberikan kepada Sudaryono.

Baca Juga:  Warga Antusias Berburu Sembako Pasar Murah DKPP Sumenep Bersama Bulog

Menurutnya, kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional diharapkan mampu menghadirkan langkah-langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

“Kami keluarga besar Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Sumenep mengucapkan selamat dan sukses kepada Mas Dar, Dr. Sudaryono, atas amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, menghadirkan terobosan yang berpihak kepada masyarakat, serta memperkuat program-program peningkatan gizi di seluruh Indonesia,” ujar Ahmad.

Ia menambahkan, isu gizi tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga menjadi fondasi dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Baca Juga:  Baznas Sumenep Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Dua Lansia

Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan program-program Badan Gizi Nasional.

“TMI siap mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya di daerah. Kami berharap di bawah kepemimpinan Mas Dar, Badan Gizi Nasional semakin kuat dalam mewujudkan Indonesia yang sehat, berdaya saing, dan memiliki sumber daya manusia unggul,” pungkasnya. (Nola)