PT KEI dan Camat Arjasa Teken Kesepakatan, Rencana Tambang Migas Dihentikan

- Editorial Team

Kamis, 26 Juni 2025 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Forum Kepulauan Kangean Bersatu dalam konferensi pers di Pendopo Kecamatan Arjasa, @by_News9.id

FOTO: Forum Kepulauan Kangean Bersatu dalam konferensi pers di Pendopo Kecamatan Arjasa, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Gerakan penolakan terhadap rencana pertambangan migas di Pulau Kangean akhirnya membuahkan hasil.

Forum Kepulauan Kangean Bersatu mengumumkan bahwa PT Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Camat Arjasa telah menandatangani kesepakatan untuk menghentikan seluruh tahapan rencana eksplorasi migas di wilayah tersebut.

Kesepakatan itu merupakan respons atas aksi penyampaian pendapat di muka umum yang digelar masyarakat Pulau Kangean pada 16 Juni 2025 lalu, bertempat di Kecamatan Arjasa.

Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan sejumlah tuntutan yang pada intinya menolak tegas seluruh proses eksplorasi dan aktivitas migas di pulau mereka.

“Kesepakatan ini sudah ditandatangani oleh Camat Arjasa dan pihak PT KEI. Dengan ini kami nyatakan masyarakat Kangean menang. Mereka sudah mundur dan meninggalkan Pulau Kangean,” tegas Hasan Basri, Juru Bicara Forum Kepulauan Kangean Bersatu dalam konferensi pers di Pendopo Kecamatan Arjasa, Kamis (26/6/2025).

Hasan menegaskan bahwa gerakan penolakan ini kini akan melangkah ke tahap yang lebih strategis.

“Kami sedang menyusun langkah-langkah lanjutan. Namun, yang paling penting saat ini adalah dukungan penuh dari masyarakat Kangean. Kami sudah mengantongi legitimasi dari warga,” tegasnya.

Ia juga meminta warga tetap waspada terhadap potensi pelanggaran kesepakatan.

“Apabila masyarakat melihat adanya aktivitas survei seismik atau sosialisasi lanjutan oleh pihak kecamatan atau PT KEI, segera laporkan. Itu akan menjadi dasar untuk melakukan aksi yang lebih besar,” ujar Hasan.

Lebih lanjut, Hasan Basri menyatakan bahwa masyarakat bisa kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang.

“Tak perlu gaduh lagi. Kami yakin Camat Arjasa dan PT KEI akan mematuhi kesepakatan ini,” tandasnya.

Masyarakat Pulau Kangean telah lama menyuarakan keresahan atas potensi dampak lingkungan dan sosial dari aktivitas tambang migas.

Baca Juga:  Humanis Polwan Sumenep Amankan dan Atur Lalin

Mereka khawatir eksplorasi migas akan merusak ekosistem laut, mengganggu kehidupan nelayan, serta mengancam ketersediaan air bersih.

Dengan adanya kesepakatan itu, warga berharap Kangean tetap menjadi pulau yang lestari, tanpa campur tangan korporasi yang mengabaikan keberlangsungan hidup masyarakat lokal. ***

Baca Juga:  Upaya Babinsa Banjarwaru, Dampingi Petani Panen Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan Lokal
Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pj Kades Bringin Sampang Apresiasi 81 Tahun Pengabdian TNI
Sambut HUT Humas Polri Ke-75 Tahun 2026 Polres Lumajang Salurkan Bantuan 1200 Liter Air Bersih
Ketua LSM GMBI Distrik Madiun Raya Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas, Tegaskan Tolak Provokasi Jelang Momentum Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran
Hasil UKW di Surabaya, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten
Bupati dan Wakil Bupati Madiun Turun Langsung Bersihkan Sampah, Program SELAMAT ASRI Diperkuat Menuju Adipura 2026
IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB
Rakornas V Forum Dewan Pendidikan di Garut, Hasan Rohmad Dorong Reformasi Pendidikan yang Berpihak pada Realitas Daerah
Dukung Produktivitas Petani, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun Salurkan Bantuan Alsintan, Bibit Alpukat dan Benih Padi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pj Kades Bringin Sampang Apresiasi 81 Tahun Pengabdian TNI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:56 WIB

Sambut HUT Humas Polri Ke-75 Tahun 2026 Polres Lumajang Salurkan Bantuan 1200 Liter Air Bersih

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Ketua LSM GMBI Distrik Madiun Raya Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas, Tegaskan Tolak Provokasi Jelang Momentum Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Hasil UKW di Surabaya, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Madiun Turun Langsung Bersihkan Sampah, Program SELAMAT ASRI Diperkuat Menuju Adipura 2026

Berita Terbaru