Pasar Minggu Sumenep Diduga Jadi Ladang Pungli Berkedok UMKM

- Redaksi

Sabtu, 29 November 2025 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Bukti kwitansi pembayaran perkumpulan pasar Minggu Sumenep. @by_News9.id

FOTO: Bukti kwitansi pembayaran perkumpulan pasar Minggu Sumenep. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Di tengah ramainya kunjungan masyarakat ke Pasar Minggu yang dikelola oleh UMKM Kabupaten Sumenep, Madura, muncul kritik keras dari para pedagang yang merasa diperlakukan tidak adil oleh pengelola pasar.

Salah satu pedagang, Ibu Lia, mengungkapkan bahwa manajemen Pasar Minggu amburadul dan bahkan dinilai tidak manusiawi.

Ia mengaku diwajibkan membayar Rp20.000 setiap kali masuk area pasar, namun tidak mendapatkan fasilitas tenda, sementara pedagang lain justru memperoleh stand lengkap.

“Kami dipaksa bayar dua puluh ribu hanya untuk masuk, tapi tidak dapat tenda. Kok beda dengan pedagang lain? Ini seperti monopoli oleh oknum pengelola,” ungkapnya kesal, Sabtu (29/11/2025).

Menurutnya, praktik pungutan tersebut seakan dilakukan secara sistematis oleh oknum yang memanfaatkan nama UMKM untuk meraup keuntungan pribadi.

Baca Juga:  23 Prajurit Kodim Sumenep Naik Pangkat

Bahkan, pedagang kecil yang sekadar ingin bertahan hidup tetap dikenakan biaya tanpa kejelasan.

Lebih ironis lagi, kwitansi pembayaran yang diterima pedagang tidak memiliki stempel resmi maupun nama penanggung jawab, sehingga rawan disalahgunakan.

“Yang penting mereka dapat uang masuk. Kuitansinya saja tidak ada stempel. Ini jelas bisa dimainkan,” tambah Ibu Lia.

Keluhan itu menambah panjang daftar dugaan pungutan liar (pungli) yang selama ini menjadi sorotan di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Buka Bersama dan Santuni Anak Yatim, Yayasan Ngudi Nur Illahi Teguhkan Spirit Kepedulian Sosial di Bulan Ramadhan

Para pedagang merasa diperas tanpa adanya fasilitas memadai bahkan dibiarkan kepanasan dan kehujanan meski sudah membayar.

“Bagaimana UMKM mau bangkit kalau kaki pedagang saja seperti ‘dipenggal’ oleh pengelola? Ini penjajahan gaya baru terhadap rakyat kecil,” tegas salah satu pedagang lain.

Merebaknya dugaan pungli itu menimbulkan pertanyaan besar tentang aset tenda di Pasar Minggu apakah benar bukan milik pemerintah sehingga pedagang wajib membayar? Jika tenda itu aset daerah, mengapa pedagang tetap diwajibkan setor uang meski tidak mendapatkan fasilitas apapun?

Baca Juga:  Gudang Rongsokan di Bluto Sumenep Dilalap Si Jago Merah

Para pedagang meminta Bupati Sumenep turun tangan dan segera melakukan evaluasi total terhadap tata kelola Pasar Minggu.

“Jika ini dibiarkan, UMKM tidak akan pernah bangkit. Yang tumbuh hanya pungli dan permainan oknum,” pungkas salah satu pedagang.

Sementara itu, hingga detik ini pihak pengelola Pasar Minggu belum dapat terkomfirmasi lantaran keterbatasan komunikasi. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Pelaku seorang ASN berinisial S, yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep, @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:14 WIB

FOTO: Pria terduga pelaku saat diamankan aparat kepolisian. @by_News9.id

PERISTIWA

Perempuan Asal Songgon Tewas di Rumah Pasangan Siri

Minggu, 9 Agu 2026 - 18:04 WIB