DAERAH

Desa Senduro Banjir Penghargaan dari DLH Lumajang

198
×

Desa Senduro Banjir Penghargaan dari DLH Lumajang

Sebarkan artikel ini
Desa Senduro Banjir Penghargaan dari DLH Lumajang
FOTO: Kepala DLH, Dra Hertutik M Si, bersama Kepala Desa Senduro H. FARID. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Lumajang menggelar acara “Serah Terima” Dana Alokasi Khusus (DAK) PPKT bidang sanitasi dan TPS3R serta penerimaan piagam penghargaan Proklim tingkat Nasional dan Desa Berseri tingkat provinsi tahun 2025.

Kegiatan itu berlangsung di Balai Desa Senduro pada Selasa, 30 Desember 2025.

Acara menandai komitmen daerah dalam pengelolaan lingkungan dan sanitasi berkelanjutan.

Rincian Serah Terima DAK-PPKT difokuskan pada bidang sanitasi dan pengembangan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) untuk mendukung penataan kawasan permukiman.

Kegiatan melibatkan musyawarah desa sebagai tahap akhir evaluasi program, memastikan pemanfaatan dana tepat sasaran di wilayah seperti Senduro.

Desa Senduro Banjir Penghargaan dari DLH Lumajang
FOTO: Serah Terima DAK-PPKT difokuskan pada bidang sanitasi dan pengembangan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). @by_News9.id

Serah terima itu memperkuat infrastruktur sanitasi, termasuk tangki septik dan pengelolaan sampah. Desa Senduro menerima piagam Proklim tingkat nasional atas upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, sejalan dengan prestasi kabupaten Lumajang yang meraih tiga penghargaan Proklim 2025.

Baca Juga:  Polresta Banyuwangi Gelar Rakor Pengamanan Pengajian Gus Iqdham di Muncar

Penghargaan Desa Berseri tingkat provinsi tahun 2025 diberikan atas inovasi lingkungan di tingkat desa.

Acara tersebut bagian dari pembinaan Proklim nasional oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Kegiatan itu meningkatkan kapasitas desa dalam pengendalian pencemaran dan kebersihan, dipimpin oleh Kepala DLH, Dra Hertutik M Si, program mendukung target nasional pengurangan emisi dan ketahanan iklim. Ke depan, diharapkan ekspansi TPS3R ke wilayah lain di Lumajang.

“Tentunya ini merupakan sebuah prestasi yang tidak hanya menjadi tanggung jawab dari kami selaku pemerintah, tetapi seluruh masyarakat dibawah kepemimpinan H Farid dan seluruh tokoh yang ada ini maupun para ibu-ibu yang terus bergerak melakukan penyelamatan dan pengelolaan sampah. Desa Senduro dapat penghargaan Proklim Lestari, ini sesuatu yang luar biasa. Karena desa Senduro mampu membina 10 lokasi untuk Proklim yang sehingga menyabet predikat Lestari”, ungkap Hertutik.

“Alhamdulillah kabupaten Lumajang memperoleh 6 penghargaan, 2 kategori Mandiri dan 4 kategori Pratama. Dan masih nunggu penghargaan yang lainnya, karena masih banyak penghargaan-penghargaan yang diikuti kabupaten Lumajang. Tentunya, kami selaku pemerintah daerah tidak sendiri, ada OPD terkait lainnya, salah satunya DPKP, ada teman-teman dari fasilitator yang juga mendampingi pelaksanaan kegiatan. Kemarin terkait Desa/Kelurahan Berseri, mendapatkan 1 unit kendaraan roda tiga, 4 komposter, 4 bak sampah dan 4 penimbang sampah. Jadi Alhamdulillah, semakin banyak kendaraannya semakin melebar pelayanannya, Jangan lupa bayar retribusi sampah”, jelas Hertutik.

Kepala Desa Senduro, Farid Rahman H, menyampaikan apresiasi atas dukungan DAK-PPKT dan penghargaan yang diraih.

“Alhamdulillah, hari ini desa Senduro menerima serah terima DAK-PPKT bidang sanitasi dan TPS3R dari DLH kabupaten Lumajang. Ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan pengelolaan sampah dan sanitasi warga kami. Kami juga bangga menerima piagam Proklim nasional dan Desa Berseri provinsi tahun 2025. Penghargaan ini bukti kerja keras masyarakat Senduro dalam menjaga lingkungan lestari. Dengan TPS3R, kami harap bisa mengurangi sampah hingga 30% dan ciptakan kawasan lebih bersih. Terima kasih kepada DLH dan pemerintah daerah atas bimbingannya. Ke depan, program ini akan kami maksimalkan untuk kesejahteraan warga, sesuai visi desa berkelanjutan”, ujar Farid.

Seluruh RT-RW dan segenap jajarannya, Ibu-ibu PKK, Kader dan seluruh warga utamanya. Tentunya tanpa dukungan semua pihak mungkin acara ini tidak ada. Jadi mungkin program DAK tentu tidak dilaksanakan di sini, terus prestasi-prestasi yang sudah diraih, baik tingkatan nasional, provinsi mungkin juga tidak akan ada. Tentunya selain kerjasama semua pihak, dukungan semua warga, yang paling penting salah satunya adalah komitmen dari kepala desa. ***