BeritaPemerintahan

AKD Bluto Bahas Ketahanan Pangan dan Keaktifan BUMDes

306
×

AKD Bluto Bahas Ketahanan Pangan dan Keaktifan BUMDes

Sebarkan artikel ini
Foto: Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Bluto saat menggelar pertemuan bulanan. @by_News9.id
Foto: Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Bluto saat menggelar pertemuan bulanan. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Bluto kembali menggelar pertemuan bulanan yang berlangsung di kediaman Kepala Desa Pakandangan Sangra, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Meskipun hujan deras mengguyur, pertemuan ini tetap dihadiri secara kompak oleh para kepala desa se-Kecamatan Bluto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Bluto, serta pendamping kecamatan dan desa.

Dalam sambutannya, Camat Bluto, Ir. Bambang Karyanto, M.Si, menekankan pentingnya koordinasi dalam penggunaan 20% Dana Desa (DD) untuk ketahanan pangan pada tahun anggaran 2025.

Ia mengingatkan para kepala desa agar bekerja sama dengan instansi terkait agar pengalokasian dana tersebut tepat sasaran sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Prosentase 20% Dana Desa untuk ketahanan pangan ini harus benar-benar dimanfaatkan secara optimal. Para kepala desa diharapkan aktif berkoordinasi dengan instansi terkait agar tepat sasaran sesuai harapan Presiden,” ujarnya, Senin (17/2/2025).

Selain itu, Bambang juga menuturkan pentingnya keaktifan BUMDes di setiap desa guna mendukung pembangunan desa.

“Personel BUMDes harus benar-benar aktif membantu desa. Jika ada yang tidak siap bekerja, segera lakukan konsultasi dan evaluasi agar aktivitas BUMDes berjalan lancar,” tegasnya.

Sementara itu, Pelda Junaidi, Plt Danramil 0827/04 Bluto, menegaskan bahwa program ketahanan pangan harus dimulai dari tingkat desa.

Ia mendorong seluruh perangkat desa, mulai dari kepala desa, sekretaris desa (sekdes), perangkat desa, hingga petugas BUMDes, untuk bekerja sama dan bersinergi dengan Forkopimka Bluto.

“Ketahanan pangan harus diperkuat dari desa dengan melibatkan semua elemen, termasuk Forkopimka Bluto, agar program ini berhasil dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Di sisi lain, Pendamping Kecamatan Bluto, Nur Faendi, menyampaikan bahwa pada bulan Februari ini pagu Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) sudah bisa dicairkan.

Namun, dia juga mengingatkan bahwa terdapat tiga desa yang BUMDes-nya masih dalam tahap verifikasi akibat proses regenerasi kepengurusan.

“Februari ini menjadi bulan baik bagi desa karena pagu DD/ADD sudah bisa dicairkan. Namun, ada tiga desa yang masih dalam proses verifikasi karena kepengurusannya mengalami perubahan,” katanya.

Dengan berbagai pembahasan strategis ini, AKD Bluto berharap para kepala desa dapat semakin solid dalam membangun desa, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan mengoptimalkan peran BUMDes demi kesejahteraan masyarakat. ***

Tinggalkan Balasan

>