BeritaPeristiwa

Empat Bulan Terdampar, Kapal Tongkang Batu Bara Hancurkan Rumah Warga Arjasa

643
×

Empat Bulan Terdampar, Kapal Tongkang Batu Bara Hancurkan Rumah Warga Arjasa

Sebarkan artikel ini
FOTO: Kapal tongkang milik PT Permata Lintas Abadi terdampar di perairan Dusun Mamburit, dan rumah warga yang rusah parah di Desa Kalisangka, @by_News9.id
FOTO: Kapal tongkang milik PT Permata Lintas Abadi dan rumah warga yang rusah parah di Desa Kalisangka, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Sebuah kapal tongkang milik PT Permata Lintas Abadi terdampar di perairan Dusun Mamburit, Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, sejak Desember 2024 hingga kini.

Keberadaan tongkang bermuatan batu bara tersebut terus menjadi sorotan warga, terutama karena dampak kerusakan yang ditimbulkan.

Salah satu warga terdampak, Taba’ Lulu, mengaku rumahnya hancur akibat dihantam ombak besar yang terbentuk dari keberadaan kapal tongkang tersebut.

Menurutnya, tongkang mengalami kerusakan mesin dan kebocoran hingga akhirnya terdampar sangat dekat dengan rumah miliknya dan pemukiman warga.

“Sudah hampir empat bulan tongkang ini menetap di depan rumah kami. Rumah saya hancur lebur akibat ombak besar yang memantul dari kapal tongkang itu,” ujar Taba’, Sabtu (28/6/2025).

Taba’ menambahkan, pihak perusahaan sempat mendatangi lokasi dan melihat langsung kondisi rumahnya yang sudah tidak layak huni.

Namun, lanjut dia, janji ganti rugi hingga kini tak kunjung terealisasi.

“Pihak PT Permata Lintas Abadi sempat datang dan berjanji mengganti kerugian. Uangnya katanya disalurkan melalui Kepala Desa Kalisangka, tapi sampai sekarang kami belum menerima apa-apa,” keluhnya.

Ia berharap pihak perusahaan bertanggung jawab penuh atas kerusakan yang dialaminya.

“Harapan kami, perusahaan jangan lepas tangan. Kerusakan ini murni akibat kapal tongkang mereka,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Permata Lintas Abadi belum memberikan keterangan resmi terkait polemik tersebut karena keterbatas komunkasi.

Sementara itu, Kepala Desa Kalisangka, Ainur, hingga kini pun belum memberikan keterangan jelas soal penyaluran uang ganti rugi itu meski telah dibubungi kontributor NEWS9.id. ***

Tinggalkan Balasan

>