Gelar Mimbar Bebas, Mahasiswa Sampang Tolak RUU Polri dan KUHP

- Redaksi

Senin, 14 April 2025 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua umum formasa pusat Imam Baidowi saat orasi di depan mahasiswa di gazebo alun alun kota Sampang. @by_News9.id

Foto: Ketua umum formasa pusat Imam Baidowi saat orasi di depan mahasiswa di gazebo alun alun kota Sampang. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Forum Mahasiswa Sampang (Formasa) menggelar mimbar bebas di Gazebo Alun-Alun Trunojoyo, Minggu (13/4/25), sebagai bentuk penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Polri dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Aksi tersebut dihadiri sekitar 50 mahasiswa, termasuk pengurus Formasa dan perwakilan elemen mahasiswa setempat.

Ketua Pelaksana sekaligus pemantik diskusi, Moh Sofyan, menegaskan, kegiatan ini bertujuan menyuarakan aspirasi mahasiswa atas dua RUU yang dinilai kontroversial.

“Mimbar bebas ini adalah bentuk pencerahan sekaligus motivasi agar mahasiswa Sampang tidak diam melihat isu nasional yang tidak berpihak pada rakyat,” ujarnya.

Imam Baidowi, Ketua Umum Formasa Pusat, dalam sambutannya menyatakan, pengesahan kedua RUU itu hanya akan menciptakan kegaduhan dan keresahan publik.

“Perubahan melalui RUU Polri dan KUHP akan mengebiri kebebasan masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah,” tegasnya.

Baidowi menuding kedua RUU tersebut sebagai alat pembatas demokrasi. Formasa, kata dia, siap mengawal penolakan tersebut hingga ke jalanan jika diperlukan.

“Kami tidak akan tinggal diam. Jika perlu, aksi besar-besaran akan kami lakukan,” tandasnya.

Usai orasi, acara dilanjutkan dengan kajian hukum bertajuk “Pembangkangan Proses Legislasi dan Fenomena Potensi Matinya Demokrasi“.

Baca Juga:  DLH Kabupaten Lumajang Dukung Gerakan Pelestarian Lingkungan Gagasan Mahasiswa KKN UGM

Diskusi ini mengkritik proses pembahasan RUU yang dinilai tertutup dan minim partisipasi publik.

Sebelum ditutup, aksi diisi dengan puisi perlawanan, orasi ilmiah, serta lagu-lagu bernada protes.

Pesan yang disampaikan jelas: mahasiswa Sampang menolak kebijakan yang dianggap represif dan tidak aspiratif.

Baca Juga:  Si Jago Merah Lahap Kandang, 11 Ribu Ayam Mati Terpanggang

Aksi ini menjadi penanda ketidakpuasan generasi muda terhadap proses legislasi yang dinilai tidak transparan.

Pertanyaannya, akankah pemerintah menganggap seruan mahasiswa ini sebagai kritik konstruktif atau justru mengabaikannya?

Di tengah maraknya penolakan serupa di berbagai daerah, tuntutan mahasiswa Sampang mungkin hanya satu dari banyak suara yang menuntut pembatalan RUU kontroversial ini. Namun, apakah DPR dan pemerintah benar-benar mendengar? ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik
Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak
Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Bagikan Bendera Merah Putih ke ASN
TIHT 2026 Naik, Bupati Sumenep Perkuat Sinergi Petani dan Industri Rokok
Bupati Fauzi dan Wabup Imam Hasyim Semarakan HUT ke-81 RI
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak

Berita Terbaru