SUMENEP, NEWS9 – Jagat maya diramaikan dengan isu dugaan pernikahan siri yang melibatkan salah satu Kapolsek di jajaran Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Oknum Kapolsek berinisial E disebut telah menjalin hubungan pernikahan siri dengan seorang perempuan berinisial Y, warga asal Pulau Sepudi, selama kurang lebih tiga tahun.
Informasi yang dihimpun News9.id, Y memiliki warung kelontong di Yogyakarta dan disebut kerap didatangi oleh Kapolsek E yang diketahui bertugas di wilayah kepulauan.
Meski begitu, E diketahui masih berstatus sah sebagai suami dari YS secara hukum negara.
Y sendiri mengaku pertama kali bertemu Kapolsek E di Polsek Nonggunong saat mengantarkan oleh-oleh untuk seorang Kanit berinisial D.
Namun, E malah menegur Y dan meminta oleh-oleh serupa.
“Akhirnya saya bawakan kurma mahal untuk Kapolsek,” ungkap Y.
Dalam akun TikTok miliknya, @YULI_BORIFD3, Y mengungkapkan curahan hati terkait kisah rumah tangganya dengan mantan suami berinisial R yang telah dijalani selama 23 tahun.
Ia menyebut hubungannya kandas karena isu penggerebekan dengan Kapolsek E.
“Itu mulutnya bangsat. Aku kalau ingat inisial R, kasihan betul. Dia sabar, aku dan dia sama-sama kerja. Tapi aku bohongi dia buat tanda tangan surat cerai, biar bisa cerai dulu, nanti kalau udah setahun aku mau balik lagi,” ucap Y dalam video TikTok yang diunggahnya.
Y juga menyebut dirinya sempat mendapatkan ancaman, hingga membuatnya takut dan menyesali keputusannya bercerai dari R.
Ia menuding Kapolsek E tidak bertanggung jawab dan menjadi penyebab keretakan rumah tangganya.
“Saya sebenarnya dilarang teman-teman pisah dari R. Tapi sekarang lihat sendiri akibatnya,” ujar Y sambil melontarkan kata-kata kasar dalam video tersebut.
Y bahkan menyebutkan bahwa proses perceraian Kapolsek E dengan istrinya YS belum rampung secara hukum negara, meski secara agama disebut sudah tidak sah.
Meski belum menikah secara resmi, Y mengaku tak masalah asalkan E menepati janjinya.
“Yang penting suami saya bisa dipegang omongannya. Saya cerai gara-gara dia, jadi dia harus bertanggung jawab! Karena istrinya bau!” teriak Y dalam video yang kini viral tersebut.
Menanggapi isu tersebut, Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti saat dikonfirmasi awak media sebelumnya, hanya memberikan keterangan singkat.
“Sebelumnya sudah ditangani Propam, Mas,” ucapnya singkat tanpa menjelaskan lebih lanjut terkait sanksi atau tindak lanjut terhadap oknum Kapolsek tersebut.
Sementara itu, dikonfirmasi News9.id, oknum Kapolsek berinisial E memilih bungkam meski terlihat tanda pesan masuk centang dua. ***













>