BeritaHukrim

Pasar Narkoba Masalembu Menggila, Pengacara Nasional Ultimatum Kapolri Segera Turun Tangan

445
×

Pasar Narkoba Masalembu Menggila, Pengacara Nasional Ultimatum Kapolri Segera Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
FOTO: Pengacara nasional Abdul Rahman Suhu, SH, MH, yang kini menyoroti adanya ‘pasar bebas narkoba’. @by_News9.id
FOTO: Pengacara nasional Abdul Rahman Suhu, SH, MH, yang kini menyoroti adanya ‘pasar bebas narkoba’. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran narkoba di seluruh Indonesia, sesuai instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto.

Tidak ada ampun bagi para pengedar barang haram tersebut siapapun yang terlibat harus segera ditangkap.

Namun, komitmen itu dinilai belum sepenuhnya terasa di Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pengacara nasional Abdul Rahman Suhu, SH, MH, menyoroti adanya ‘pasar bebas narkoba’ di wilayah terpencil tersebut.

Ia menyebut lemahnya penegakan hukum di Masalembu menjadi bukti nyata kegagalan aparat setempat.

“Jika sampai sekarang belum ada tindakan signifikan untuk membersihkan Masalembu dari narkoba yang bahkan sudah dijuluki ‘Pasar Bebas Narkoba’ berarti perintah Kapolri untuk membumi hanguskan narkoba belum dijalankan dengan serius,” tegas Rahman Suhu, Senin (7/7/2025).

Rahman juga menyoroti Masalembu sebagai jalur strategis untuk transaksi narkoba secara terang-terangan.

Akibatnya, generasi muda di wilayah kepulauan itu terancam rusak moral dan intelektual karena diracuni barang haram.

“Setelah temuan sabu kurang lebih satu ton di perairan Masalembu, aktivitas transaksi narkoba tetap marak. Ironisnya, transaksi itu dilakukan hanya sekitar 60 meter dari Kantor Polsek Masalembu. Ini harusnya jadi alarm keras bagi penegak hukum,” katanya geram.

Rahman yang merupakan putra daerah Masalembu itu menduga ada unsur pembiaran atau bahkan beking kuat di balik pasar bebas narkoba tersebut.

Bahkan, lanjut dia, masyarakat Masalembu pun hidup dalam kecemasan, karena para pelaku beraksi terang-terangan tanpa takut ditangkap.

Rahman mendesak Kapolri untuk segera turun tangan memberantas mafia narkoba di Masalembu, demi menyelamatkan masa depan generasi muda di kepulauan terluar Sumenep itu. ***

Tinggalkan Balasan

>