BeritaPemerintahan

Sumenep Tuntas Bentuk Koperasi Merah Putih, Ekonomi Desa Siap Melaju

275
×

Sumenep Tuntas Bentuk Koperasi Merah Putih, Ekonomi Desa Siap Melaju

Sebarkan artikel ini
FOTO: Bupati Sumenep Ahmad Fauzi Wongsojudo saat Peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam Apel Gabungan di Halaman Kantor Bupati, @by_News9.id
FOTO: Bupati Sumenep Ahmad Fauzi Wongsojudo saat Peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam Apel Gabungan di Halaman Kantor Bupati, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi menuntaskan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh wilayahnya.

Total sebanyak 334 koperasi kini telah berbadan hukum dan siap menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

Program itu merupakan implementasi nyata dari program nasional Koperasi Merah Putih, yang digagas pemerintah pusat untuk memperkuat basis ekonomi kerakyatan melalui penguatan kelembagaan ekonomi di desa.

“Pembentukan koperasi ini bukan hanya sekadar memenuhi target administratif, tetapi menjadi fondasi penting untuk pembangunan ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan,” tegas Bupati Sumenep Ahmad Fauzi Wongsojudo saat Peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam Apel Gabungan di Halaman Kantor Bupati, Senin (14/7/2025).

Bupati Fauzi menegaskan, koperasi bukan hanya instrumen kelembagaan, tetapi juga wadah strategis untuk memfasilitasi produksi, distribusi, hingga pemasaran produk lokal.

Dengan begitu, biaya ekonomi desa dapat ditekan dan kesejahteraan warga meningkat melalui gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat.

“Melalui Koperasi Merah Putih, kita hadirkan ekonomi desa yang efisien, berbasis gotong royong, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Hingga saat ini, program Koperasi Merah Putih telah menjangkau 80.000 unit di seluruh Indonesia, dan Sumenep menjadi salah satu daerah pionir yang sepenuhnya mendukung percepatan program tersebut.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut aktif mendukung pengembangan koperasi tersebut agar benar-benar mampu menjadi penggerak utama ekonomi lokal.

“Gotong royong, kolaborasi, dan partisipasi semua pihak adalah kunci. Harapannya koperasi kita tumbuh kuat, membangun ekonomi desa yang adil, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tandasnya.

Dalam Apel Gabungan tersebut, peluncuran Koperasi Merah Putih ditandai dengan pelepasan balon ke udara sebagai simbol semangat bersama.

Peringatan Hari Koperasi ke-78 tahun ini juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada koperasi berprestasi, mulai dari RAT tercepat hingga koperasi dengan SHU terbesar.

Acara ditutup dengan syukuran dan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas capaian gerakan koperasi di Kabupaten Sumenep. ***

Tinggalkan Balasan

>