SUMENEP, NEWS9 – Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) berbasis masyarakat di Desa Pandian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, kini menjadi sorotan warga.
Pasalnya, fasilitas yang diberi nama “Pahlawan Muda” tersebut tampak tidak berfungsi sebagaimana mestinya dan terlihat terbengkalai.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa TPS 3R tersebut tidak menunjukkan aktivitas pengolahan sampah yang seharusnya menjadi solusi pengelolaan sampah berbasis komunitas.
Padahal, fasilitas tersebut dibangun untuk mendukung pengurangan sampah di tingkat desa dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Beberapa warga mengeluhkan kondisi TPS yang kini hanya menjadi bangunan kosong tanpa kegiatan.
“Dulu sempat aktif, tapi sekarang tidak ada kegiatan sama sekali. Sayang sekali padahal tempat ini bisa sangat bermanfaat,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Rabu (13/8/2025).
Warga berharap pemerintah desa maupun instansi terkait segera mengambil tindakan agar fasilitas tersebut kembali difungsikan.
Mereka juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi terhadap program-program berbasis masyarakat agar tidak hanya menjadi proyek sesaat.
Sementara hingga berita ini dinaikkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola TPS 3R “Pahlawan Muda” maupun pihak pemerintah desa terkait kondisi tersebut. ***













>