Membangun Sumenep yang Inklusif, Keteladanan dari Sejarah hingga Kepemimpinan Mas Doktor Fauzi

- Redaktur

Rabu, 20 November 2024 - 23:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Debat ketiga Pilkada Sumenep, Cabup 02, Mas Doktor Fauzi, mengangkat isu toleransi dan keberagaman, @by_News9.id

Foto: Debat ketiga Pilkada Sumenep, Cabup 02, Mas Doktor Fauzi, mengangkat isu toleransi dan keberagaman, @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Debat ketiga Pilkada Sumenep malam ini mengusung tema menarik “Harmonisasi Pembangunan Pusat dan Daerah, Penguatan Kearifan Lokal, serta Wawasan Kebangsaan“.

Dalam diskusi tersebut, Cabup 02, Mas Doktor Fauzi, mengangkat isu toleransi dan keberagaman yang telah mengakar selama ratusan tahun di Kabupaten Sumenep.

Sebagai daerah yang kaya akan sejarah, Sumenep telah membuktikan bahwa harmoni antar-umat beragama dan budaya bisa terjaga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gereja, Klenteng, dan Masjid berdiri berdekatan selama 265 tahun, simbol nyata bagaimana masyarakat Sumenep hidup dalam keberagaman.

“Sumenep itu inklusif,” ujar Mas Doktor Fauzi, dalam debat pamungkas Pilkada Sumenep 2024 di Uniba Madura, Rabu (20/11/2024).

Mas Doktor Fauzi menegaskan pentingnya kepemimpinan inklusif, sebuah pendekatan yang menghargai dan merangkul semua kelompok.

Baca Juga:  KPU Tetapkan Hasil Rekapitulasi Suara, FAHAM Menang Mutlak di Pilkada Sumenep 2024

Dalam pandangannya, seni dan budaya adalah elemen universal yang mampu menyatukan perbedaan.

Oleh karena itu, di bawah kepemimpinannya, potensi seni dan budaya lokal diberi ruang untuk berkembang.

“Kami ingin seni tradisional dan modern sama-sama mendapat tempat. Ini adalah cara kami menjaga warisan nenek moyang sekaligus mendukung kreativitas generasi muda,” jelasnya.

Langkah itu tidak hanya menjadi simbol inklusivitas, tetapi juga upaya konkret untuk membangun identitas lokal yang kuat.

Baca Juga:  Sidang Kekerasan Anak di Sumenep: Ibu Korban Tagih Keadilan

Setiap event besar di Sumenep selalu menghadirkan berbagai bentuk seni dan budaya, mulai dari tradisional seperti topeng dalang hingga pertunjukan modern.

Mas Doktor Fauzi mengajak masyarakat untuk belajar dari para raja Sumenep di masa lalu.

Para pemimpin ini dikenal inklusif, menghargai perbedaan kultur yang ada di tengah masyarakat.

Sikap ini, menurutnya, adalah kunci keberhasilan Sumenep menjadi salah satu kabupaten dengan kekayaan budaya paling lestari di Indonesia.

“Jangan heran kalau Sumenep kaya akan seni dan budaya. Itu hasil dari pemimpin yang inklusif dan mau merangkul semua kelompok,” tegasnya.

Kepemimpinan inklusif bukan sekadar retorika. Ruang kreasi yang terus diberi panggung adalah bukti nyata bahwa keberagaman seni dan budaya memang dihormati.

Baca Juga:  Dulu Datang Saat Kampanye, Kini Pergi Saat Rakyat Menangis, Di Mana Engkau Bunda Ipuk

Dengan pendekatan ini, Mas Doktor Fauzi berharap Sumenep menjadi teladan bagi daerah lain dalam menjaga harmoni keberagaman.

Sebagai masyarakat, kita diajak untuk terus mendukung pemimpin yang mengedepankan persatuan dan penghormatan terhadap keberagaman.

Karena hanya dengan inklusivitas, pembangunan yang harmonis dan berkelanjutan dapat tercapai.

FAHAM? Mari bersama-sama kita wujudkan Sumenep yang inklusif dan membanggakan. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSI Lumajang Bantah Mosi Tak Percaya, Ketua Harian: Mereka Bukan Pengurus DPC
Diterima Semua Kalangan, Muchlis Yakin Ra Fahmi Mampu Bawa PKB Menang
PDIP Sumenep Perkuat Barisan dan Pasang Target 15 Kursi DPRD
Dr. Zein: Mengalihkan Pilkada ke DPRD adalah Kemunduran Konstitusional
Mesin Politik PSI Sumenep Resmi Mulai Kerja
Sistem Pilkada Ditangan DPRD, Demokrat Tetap Satu Barisan dengan Presiden Prabowo
Eva Hestiyawati Jadi Calon Tunggal Ketua DPD Golkar Banyuwangi 
Said Kembali Nahkodai PDIP Jatim, Target 5 Juta Suara dan 50 Ribu Startup Dipatok
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:35 WIB

PSI Lumajang Bantah Mosi Tak Percaya, Ketua Harian: Mereka Bukan Pengurus DPC

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:04 WIB

Diterima Semua Kalangan, Muchlis Yakin Ra Fahmi Mampu Bawa PKB Menang

Minggu, 26 April 2026 - 21:13 WIB

PDIP Sumenep Perkuat Barisan dan Pasang Target 15 Kursi DPRD

Senin, 19 Januari 2026 - 17:48 WIB

Dr. Zein: Mengalihkan Pilkada ke DPRD adalah Kemunduran Konstitusional

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:01 WIB

Mesin Politik PSI Sumenep Resmi Mulai Kerja

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB