Klarifikasi Netralitas PPS Lobuk Terkait Viral Kartu Saku Paslon

- Redaktur

Selasa, 26 November 2024 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Petugas KPPS di TPS 03 Desa Lobuk saat penyerahan Formulir C-Pemberitahuan KWK di rumah Joni Susanto. @by_News9.id

Foto: Petugas KPPS di TPS 03 Desa Lobuk saat penyerahan Formulir C-Pemberitahuan KWK di rumah Joni Susanto. @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Sehari menjelang pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, viral informasi di media sosial yang mengarah pada dugaan ketidaknetralan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.

Isu tersebut muncul setelah beredar gambar Formulir C-Pemberitahuan (undangan mencoblos) yang diselipkan kartu saku pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Achmad Fauzi Wongsojudo – KH. Imam Hasyim (Faham).

Formulir tersebut, yang ditandatangani Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) atas nama Ubaidillah, menjadi bahan polemik di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mengklarifikasi kabar tersebut, awak media menemui Ketua PPS Desa Lobuk, Turmudzi Bahri, Selasa (26/11/2024) malam.

Baca Juga:  PUTR Sumenep Bungkam Soal Pembangunan Jembatan Giligenting

Turmudzi Bahri, yang akrab disapa Didik, dengan tegas membantah tudingan tersebut.

Dia memastikan PPS dan KPPS Desa Lobuk tetap netral dan berkomitmen menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku.

“Kami menjunjung tinggi netralitas. Viral-nya undangan yang ditempel kartu saku paslon itu bukan dilakukan oleh penyelenggara kami,” tegas Didik.

Menurut Didik, PPS Desa Lobuk telah melakukan investigasi langsung ke rumah pemilik undangan, Joni Susanto.

Berdasarkan penuturan Joni, foto undangan yang disandingkan kartu saku Paslon 2 diambil dan diviralkan oleh seorang oknum pendukung Paslon 1, berinisial AP (44).

“Bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), kami sudah mengklarifikasi ke pihak terkait. Bahkan istri dari Joni Susanto datang langsung ke PPK untuk memberikan penjelasan. Alhamdulillah semuanya sudah clear,” tambahnya.

Sebab itu, pihak PPK Bluto juga telah memanggil PPS Desa Lobuk untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Baca Juga:  Hingga 12 Juli, 15 Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya Berhasil Diidentifikasi

Didik kembali menegaskan, pihaknya tidak memihak kepada paslon manapun.

“100 persen kami pastikan PPS Lobuk netral,” tandasnya.

Sementara, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, Nurussyamsi, menegaskan bahwa penyelenggara Pilkada tidak terlibat dalam insiden tersebut.

Baca Juga:  Diduga Hanya Formaslitas, Patok Jalan di Batang-Batang Diprotes Warga

Menurutnya, foto viral itu merupakan ulah oknum yang ingin menciptakan propaganda.

“Kami pastikan itu bukan kerja penyelenggara, baik KPPS, PPS, PPK, apalagi KPU. Hal ini murni dilakukan oknum yang ingin memanfaatkan situasi,” ujar Nurussyamsi.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa KPU telah melaporkan kasus itu kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan untuk ditindaklanjuti.

Nurussyamsi juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kondusifitas dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah.

“Semua pihak harus bijak menyikapi informasi dan menjaga suasana damai selama proses Pilkada berlangsung,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB