Diduga Hirup Busa Sabun, Bocah 9 Tahun Tewas di Wisata Pemandian Tectona

- Redaksi

Rabu, 25 Desember 2024 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Anak laki-laki berinisial E, asal Kecamatan Kalianget, dilaporkan meninggal dunia usai diduga menghirup busa sabun, @by_News9.id

Foto: Anak laki-laki berinisial E, asal Kecamatan Kalianget, dilaporkan meninggal dunia usai diduga menghirup busa sabun, @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Wisata pemandian Tectona di Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, ditutup sementara setelah insiden tragis menewaskan seorang bocah berusia 9 tahun.

Anak laki-laki berinisial E, asal Kecamatan Kalianget, dilaporkan meninggal dunia usai diduga menghirup busa sabun dari mesin pembuat gelembung di kolam renang.

Insiden terjadi pada Rabu pagi (25/12) sekitar pukul 09.20 WIB saat korban bersama rombongan keluarga menikmati liburan di lokasi wisata tersebut.

Baca Juga:  Kolaborasi Pentahelix, Strategi Achmad Fauzi Menjadikan Sumenep Destinasi Wisata Islami Global

Berdasarkan keterangan saksi mata, korban sempat tak sadarkan diri di tempat kejadian sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“Itu si anak diduga menghirup busa sabun. Di lokasi langsung pingsan dan ditolong oleh pengunjung lainnya,” ungkap salah seorang pengunjung berinisial MJ kepada wartawan.

Meski sempat dilarikan ke puskesmas terdekat, nyawa korban tidak tertolong.

Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Evelyn dan Lora Harumkan SDK Sang Timur Sumenep

Saat ini, kawasan wisata Tectona telah dipasangi garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Hingga berita ini dinaikkan, Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti dan pemilik wisata, Efredi, belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.

Menurut SafeKids Indonesia, komunitas yang fokus pada keselamatan anak, wahana busa sabun dapat menimbulkan berbagai risiko, termasuk iritasi mata, tersedak, atau keracunan.

“Foam dapat menyebabkan iritasi mata karena termasuk bahan kimia. Ada risiko tertelan dan tersedak juga,” ujar Wahyu Setyawan Minarto, inisiator SafeKids Indonesia, seperti dikutip dari Kumparan.

Insiden tersebut menjadi peringatan penting bagi pengelola tempat wisata untuk lebih memperhatikan keselamatan pengunjung, terutama anak-anak, serta mengedukasi masyarakat mengenai potensi bahaya wahana yang menggunakan bahan kimia. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB