Monumen Keris Arya Wiraraja Diresmikan, Sumenep Kian Kokoh Sebagai Kota Keris

- Redaktur

Kamis, 30 Januari 2025 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pemukulan gong oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon didampingi Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo sebagai tanda diresmikannya pembangunan monumen keris di Desa Sendang, @by_News9.id

Foto: Pemukulan gong oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon didampingi Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo sebagai tanda diresmikannya pembangunan monumen keris di Desa Sendang, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Kabupaten Sumenep semakin menegaskan identitasnya sebagai Kota Keris dengan diresmikannya Monumen Keris Arya Wiraraja di Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, Kamis (30/1/2025).

Foto: Pemukulan gong oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon didampingi Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo sebagai tanda diresmikannya pembangunan monumen keris di Desa Sendang, @by_News9.id
Foto: Pemukulan gong oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon didampingi Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo sebagai tanda diresmikannya pembangunan monumen keris di Desa Sendang, @by_News9.id

Peresmian dilakukan langsung oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, didampingi Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo atau yang akrab disapa Cak Fauzi.

Pembangunan monumen tersebut merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mengabadikan warisan budaya tak benda, sekaligus sebagai simbol bahwa Sumenep adalah pusat keris Nusantara.

Dalam peresmian itu, Bupati Fauzi menegaskan bahwa monumen tersebut bukan sekadar ikon, tetapi juga pengingat bagi generasi muda agar tetap melestarikan keris sebagai pusaka dan karya seni bernilai tinggi.

“Kami ingin Monumen Keris ini menjadi daya tarik bagi dunia untuk mengenal, memahami, dan mencintai keris lebih dalam. Sebagai satu-satunya kabupaten dengan empu keris terbanyak versi UNESCO, Sumenep berkomitmen menjaga warisan budaya ini agar tetap lestari,” ungkap Bupati Cak Fauzi.

Monumen Keris Arya Wiraraja memiliki dimensi yang mengesankan, dengan panjang bilah mencapai 7 meter, pegangan keris 2 meter, dan fondasi setinggi 8 meter, sehingga total keseluruhan monumen mencapai 17 meter.

Baca Juga:  BSPS Hadir di Desa Duko, Warga Sambut Bahagia

Selain itu, monumen tersebut dihiasi 45 bunga kelopak sebagai simbolisasi perjalanan sejarah dan kebesaran budaya Sumenep.

Tidak hanya sebagai landmark, monumen tersebut diharapkan menjadi pusat pagelaran budaya, mulai dari pertunjukan seni tari hingga musik tradisional khas Madura, seperti musik Tongtong.

Baca Juga:  Rokok Tanpa Cukai Bebas Masuk Sapeken, Najemi, Fajar, dan Obit Diduga Dalang Utama

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon menyampaikan optimismenya bahwa monumen ini akan menjadi ikon wisata dan budaya baru di Madura.

“Dengan konsep yang menarik, fasilitas pendukung, dan keindahan artistiknya, Monumen Keris Arya Wiraraja bisa menjadi magnet bagi wisatawan. Sumenep kini memiliki simbol budaya yang kuat sekaligus destinasi wisata yang berkelas,” ujar Fadli Zon.

Sebagai kabupaten dengan pengrajin keris terbanyak di dunia, Sumenep memiliki posisi istimewa dalam ekosistem budaya global.

Baca Juga:  DPRD Desak Direktur Baru PT WUS Tunjukkan Kinerja Nyata, Bukan Hanya Duduki Jabatan

Keris-keris buatan empu Sumenep telah dikenal hingga ke pasar internasional dan mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai bagian dari Warisan Budaya Tak Benda.

“Budaya bukanlah beban, tetapi potensi besar bagi perekonomian. Keris Sumenep bukan hanya artefak sejarah, tetapi juga industri budaya yang harus terus dikembangkan,” tambah Fadli Zon.

Dengan diresmikannya Monumen Keris Arya Wiraraja, Sumenep kini semakin kokoh sebagai pusat pelestarian keris Nusantara.

Monumen tersebut bukan hanya kebanggaan lokal, tetapi juga simbol kejayaan budaya Madura yang terus lestari di kancah nasional dan internasional. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas
Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT
Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua
Aplikasi “Panglima” SMKN Ihya’ Ulumudin Jadi Jembatan Alumni dan Sekolah
Desil DTSEN BPS Probolinggo Jelaskan Tak Ditentukan Satu Indikator
HUT RI ke-81 di Masalembu: Merdeka dalam Seremoni, Terjajah oleh Ketertinggalan
Perubahan APBD 2026 Sumenep: Pendapatan Turun Rp175,16 Miliar, Belanja Modal Justru Naik Rp46,18 Miliar
Nilai Sempurna, Bocah 5 Tahun Asal Sumenep Juara 1 VENUS Kompetisi Sains
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Aplikasi “Panglima” SMKN Ihya’ Ulumudin Jadi Jembatan Alumni dan Sekolah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Desil DTSEN BPS Probolinggo Jelaskan Tak Ditentukan Satu Indikator

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:31 WIB

HUT RI ke-81 di Masalembu: Merdeka dalam Seremoni, Terjajah oleh Ketertinggalan

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Oknum anggota kepolisian berpangkat Brigpol berinisial RS. @by_News9.id

PERISTIWA

Oknum Polisi Polsek Masalembu Diduga Sering Bolos

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:20 WIB

FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama jajaran pemerintah daerah saat audiensi  dengan Kemenhub Republik Indonesia. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 24 Agu 2026 - 15:14 WIB

FOTO: H. Gufron, saat proses pembelian dengan pemeriksaan dan penilaian kualitas tembakau di gudang utama Haswal Group. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Siap Serap Hasil Panen Tembakau, Haswal Group Buka Pembelian Perdana

Senin, 24 Agu 2026 - 14:51 WIB