Rokok Tanpa Cukai Bebas Masuk Sapeken, Najemi, Fajar, dan Obit Diduga Dalang Utama

- Redaktur

Jumat, 6 Juni 2025 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (ilustrasi) Skandal Najemi Cs yang diduga kuat jadi aktor utama jaringan gelap rokok tanpa pita cukai di Sapeken. @by_News9.id

Foto: (ilustrasi) Skandal Najemi Cs yang diduga kuat jadi aktor utama jaringan gelap rokok tanpa pita cukai di Sapeken. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam peredaran rokok ilegal di Desa Sapeken, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, terus menjadi sorotan.

Hingga kini, aparat penegak hukum dan Bea Cukai Madura belum menunjukkan tindakan tegas, meski aktivitas ilegal tersebut kian terbuka di hadapan masyarakat.

Sejumlah nama disebut sebagai aktor utama dalam jaringan distribusi rokok tanpa cukai itu, mulai dari Fajar, Obit, hingga Yanti dan Najemi yang diketahui sebagai guru honorer di SD Negeri Sapeken 5.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Najemi berusaha mengelak dari tudingan keterlibatannya.

“Oh tidak, Mas. Saya hanya membeli dari teman, sama seperti yang lain,” ujarnya, Minggu (25/5/2025).

Namun, saat ditanya lebih lanjut, Najemi mengakui bahwa ia mendapatkan rokok tersebut dari seseorang yang mengaku sebagai perwakilan pabrik.

“Saya beli ke orang yang mengaku dari pabrik. Saya juga tidak tahu pasti. Teman-teman seperti Yanti dan lainnya di Sapeken beli rokok itu ke Mas Fajar dan Mas Obit,” tambahnya.

Najemi juga menyebut bahwa sistem distribusi dilakukan secara estafet, dari tangan ke tangan.

Baca Juga:  Warga Tercekik Pungli, PBB Saroka Diduga Jadi Ladang Bancakan Pejabat Desa

Bahkan, Ia mengklaim sudah tidak lagi aktif berdagang dan tokonya telah ditutup.

“Saya hanya membantu teman-teman yang masih aktif berjualan,” jelasnya.

Aktivitas peredaran rokok ilegal tersebut diduga sudah berlangsung cukup lama tanpa terdeteksi oleh aparat penegak hukum.

Baca Juga:  Cepat Tanggap, Polsek Sokobanah Bubarkan Sabung Ayam Ilegal

Kondisi itu menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, yang menilai lemahnya pengawasan sebagai bentuk pembiaran.

Seorang warga Sapeken, sebut saja Dus (inisial), mengungkapkan setiap kapal yang bersandar di Pelabuhan Sapeken rutin membawa rokok ilegal untuk kemudian dikirim ke wilayah Sulawesi melalui jalur laut.

“Ini sudah jadi pemandangan biasa. Padahal jelas-jelas merugikan negara dari sisi cukai,” ujarnya, Jumat (16/5/2025).

Selain Dus, warga pun mendesak kepolisian setempat dan Bea Cukai untuk segera bertindak.

“Kami minta aparat bertindak tegas. Kalau perlu, tangkap semua pelaku utamanya. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas,” kata seorang warga lainnya dengan nada kecewa.

“Kami juga berharap ada langkah konkret dari aparat penegak hukum untuk menghentikan praktik ilegal ini, yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencoreng citra hukum dan pendidikan di daerah kepulauan,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia
Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram
Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi
Dituduh Curi Emas, HP Dirampas: Siasat Culas Kanit Reskrim Polsek Masalembu
ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik
Berawal dari Stalking Medsos, Perempuan Diduga Dianiaya Istri Mantan Kekasih hingga Dibawa Keliling
Kuasa Hukum Pekerja Menangkan Gugatan, Atas Pemecatan Sepihak Oleh PT Sukanda Djaya
Dua Laporan, Satu Terlapor: Penyidikan Polsek Masalembu Diduga Sarat Kejanggalan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:45 WIB

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Dituduh Curi Emas, HP Dirampas: Siasat Culas Kanit Reskrim Polsek Masalembu

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:14 WIB

ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB