Dibalik Penahanan Kades Arsan, Seret Nama Pejabat Sumenep

- Editorial Team

Kamis, 1 Mei 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Desa Kangayan, Arsan (kiri) yang ditahan oleh Kejari Sumenep, dan Dul-Siam (kanan) yang merupakan kader PKB dan masih aktif sebagai anggota dewan. @by_News9.id

Foto: Kepala Desa Kangayan, Arsan (kiri) yang ditahan oleh Kejari Sumenep, dan Dul-Siam (kanan) yang merupakan kader PKB dan masih aktif sebagai anggota dewan. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Penahanan Kepala Desa (Kades) Kangayan, Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean, Arsan, oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep pada Rabu, 30 April 2025, menjadi pintu masuk terungkapnya dugaan keterlibatan sejumlah oknum pejabat dalam kasus pemalsuan ijazah.

Berdasar informasi menyebutkan, terdapat beberapa nama yang diduga kuat turut terlibat dalam penerbitan ijazah palsu atas nama Arsan.

Baca Juga:  Polresta Banyuwangi Terjunkan Unit Sterilisasi dan K-9 Dalam Pengamanan Nataru

Salah satu nama yang mencuat adalah Dul-Siam, Kepala Madrasah dan penandatangan ijazah Arsan yang dikeluarkan oleh MTs Nurul Islam.

Bahkan, dalam pencalonannya Arsan sebagai Kades Kangayan 2014, Ketua panitia pelaksana pemilihan Kepala Desa setempat kuat dugaan juga mengetahui bahwa ijazah yang digunakan Arsan adalah palsu.

Baca Juga:  Sekjen PPMI Nasional Soal Vonis Banding Kasus Andrie Yunus: Ada Cawe-cawe Militer

Dul-Siam diketahui memiliki hubungan keluarga dengan pihak sekolah tersebut.

Lebih mencengangkan lagi, menurut sumber terpercaya, ijazah palsu yang ditandatangani Dul-Siam bahkan disertai dengan legalisasi basah dari MTs Nurul Islam nomer induknya sama dengan atasnama Moh. Yani.

Masyarakat Kangayan menyatakan bahwa mereka telah lama mengetahui keterlibatan Dul-Siam yang juga merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan masih menjabat sebagai anggota DPRD Sumenep hingga saat ini.

Baca Juga:  Geger, Warga Desa Tebanah Sampang Temukan Mayat Pria Paruh Baya di Lahan Kosong

Kasus tersebut juga menyeret Ketua Yayasan dan Dinas Pendidikan Sumenep, yang diduga turut memiliki andil dalam proses legalisasi dokumen tersebut.

Masyarakat kini menuntut penegakan hukum yang adil dan transparan tanpa pandang bulu. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan
Chat Terbongkar, Pelaku Perkosaan dan Cabul Anak Diringkus Polisi
Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Belum Ada Kepastian Hukum
Sekjen PPMI Nasional Soal Vonis Banding Kasus Andrie Yunus: Ada Cawe-cawe Militer
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:55 WIB

Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur

Jumat, 18 September 2026 - 12:52 WIB

Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan

Berita Terbaru

FOTO: Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra (tengah), bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumenep, Mustangin (kanan), saat mengunjungi salah satu stand perusahaan. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Job Fair 2026 Sumenep Buka 3.141 Lowongan Kerja

Senin, 28 Sep 2026 - 09:19 WIB

FOTO: Rapat staf di lingkungan Diskominfo Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Kadis Kominfo Sumenep Tekankan Disiplin dan Kekompakan

Senin, 28 Sep 2026 - 09:02 WIB