Guru Agama di Sumenep Dipecat Usai Dampingi Tim Kementerian PKP RI Sidak BSPS

- Redaksi

Minggu, 4 Mei 2025 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pak Rasul, seorang guru agama yang diberhentikan oleh Kepala SDN Torjek, Pak Ripin (diduga bernama lengkap Arifin). @by_News9.id

Foto: Pak Rasul, seorang guru agama yang diberhentikan oleh Kepala SDN Torjek, Pak Ripin (diduga bernama lengkap Arifin). @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali diguncang kabar mengejutkan.

Seorang guru agama di SDN Torjek, Kecamatan Kangayan, mendadak diberhentikan dari tugasnya setelah mengantarkan tim monitoring dari Kementerian PKP RI kepada penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2024.

Dari video berdurasi 5 menit 47 detik yang diterima News9.id, terungkap bahwa guru yang diketahui bernama Pak Rasul, diberhentikan oleh Kepala SDN Torjek, Pak Ripin (diduga bernama lengkap Arifin).

Rasul mengaku diancam akan dipecat jika tidak menandatangani surat pernyataan yang menyatakan dirinya bergabung dengan Organisasi / LSM Garda Satu.

“Saya tidak mau tanda tangan karena isinya saya dianggap anggota LSM dan disuruh jangan mengulangi perbuatan itu. Padahal saya tidak pernah bergabung dengan LSM mana pun. Saya hanya ingin fokus mengajar,” tegas Rasul.

Saat dikonfirmasi, Rasul membantah terlibat dengan lembaga mana pun dan menyatakan bahwa dirinya hanya fokus menjalankan tugas sebagai pendidik.

Baca Juga:  Bayi Prematur Ditemukan dalam Kardus di Tanah Lapang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Bahkan, dia juga mengungkap bahwa pemecatannya melibatkan tekanan dari sejumlah warga dan wali murid.

“Ada enam orang yang saya kenali, seperti Pak Tohasa, Pak Nurahman, Husnul, Liadnan, dan Mustafa. Mereka menekan agar saya segera dikeluarkan dari sekolah. Bahkan ada ancaman jika saya tidak dikeluarkan hari itu juga, anak-anak mereka akan ditarik dari sekolah,” bebernya.

Meski merasa tidak bersalah, Rasul memilih legawa menerima keputusan tersebut.

“Saya dan keluarga ikhlas menerima. Mungkin ini yang terbaik. Saya ambil hikmahnya saja,” ujarnya menutup pernyataan.

Menyikapi hal itu, Ainur Rahman, yang dikenal sebagai Tiktoker Sumenep, menyatakan keheranannya atas tindakan kepala sekolah tersebut.

“Ini sungguh di luar dugaan. Harusnya guru ini diapresiasi, bukan justru diberi sanksi. Ada apa antara kepala desa dengan kepala sekolah?” ujarnya kepada News9.id, Minggu (4/5/2025).

Ainur mendesak Dinas Pendidikan Sumenep, khususnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kabid Dikdas, untuk segera meninjau ulang tindakan Kepala SDN Torjek tersebut.

“Astaghfirullah haladzim. Mohon kepada Kadisdik Sumenep Bapak Agus dan Kabid Dikdas Bapak Ardi untuk ditinjau kembali perlakuan kepala sekolah SDN Torjek,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB