Data Absensi Pegawai Puskesmas Sapeken Diduga Dimanipulasi

- Redaktur

Sabtu, 24 Mei 2025 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sapeken, Kabupaten Sumenep, @by_News9.id

Foto: Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sapeken, Kabupaten Sumenep, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Sejumlah pegawai tenaga medis di Puskesmas Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, diduga jarang masuk kantor.

Hal itu terungkap saat kontributor News9.id mendatangi kantor Puskesmas untuk mengklarifikasi dan mencocokkan data absensi tahun 2023.

Namun, alih-alih diberikan data yang diminta, pihak terkait justru menunjukkan data absensi tahun 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data tersebut dinilai tidak konsisten dan menimbulkan banyak pertanyaan dan kejanggalan sehingga kuat dugaan ada manipulasi data asbesi.

“Saya datang dengan niat baik untuk menanyakan data absen tahun 2023. Tapi yang ditunjukkan justru database tahun 2024, dan itu pun banyak kejanggalannya,” ujarnya, Senin (19/5/2025).

Saat ingin mendokumentasikan data tersebut melalui foto, permintaan itu ditolak. Ia bahkan sempat menghubungi Kabid (Kepala Bidang) untuk mengadukan kejadian tersebut.

“Waktu saya mau foto absennya, dilarang. Akhirnya saya chat Bu Kabid. Dari situ saja sudah bisa dilihat, sepertinya ada indikasi permainan dalam data absensi,” lanjutnya.

Ia menambahkan, tujuan utamanya bukan untuk memperkeruh situasi, melainkan untuk menyatukan data dan memastikan keakuratan informasi, terutama berkaitan dengan statusnya sebagai tenaga medis sebelum beralih ke dunia akademik.

“Saya hanya ingin mencocokkan data yang ada dengan data dari pihak instansi. Tujuan saya jelas, bukan untuk memperkeruh, tapi untuk menyatukan data agar valid di dinas,” tukasnya.

Kejadian itu memunculkan dugaan adanya praktik manipulasi data yang harus segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang demi menjaga integritas dan akuntabilitas lembaga. ***

Facebook Comments Box

Baca Juga:  Aktivis Desak Audit Total Tambang Tumpang Pitu, Sorot Dugaan Tambang Liar di Rogojampi Tanpa Reklamasi
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB