Diam-Diam Evaluasi DinkesP2KB, Komisi IV DPRD Sumenep Angkat Bicara

- Redaksi

Rabu, 28 Mei 2025 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Mulyadi, S.H., M.H., anggota Komisi IV DPRD Sumenep, @by_News9.id

Foto: Mulyadi, S.H., M.H., anggota Komisi IV DPRD Sumenep, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Keputusan mutasi seorang pegawai UPT Puskesmas Pragaan yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesP2KB) Sumenep pada 22 Mei 2025, menuai sorotan tajam dari Komisi IV DPRD Sumenep.

Mulyadi, S.H., M.H., anggota Komisi IV DPRD Sumenep, mengaku terkejut saat mengetahui informasi tersebut dari media.

“Saya belum tahu juga nih, baru saja dengar hari ini kalau ada evaluasi dari DinkesP2KB,” ujar politisi Partai Demokrat itu saat dikonfirmasi via WhatsApp, Senin (26/5/2025).

Ia mempertanyakan keputusan DinkesP2KB yang hanya memutasi Kasubbag Tata Usaha (TU), Naiem, sebagai bentuk tanggung jawab atas kosongnya tabung gas oksigen di Puskesmas Pragaan.

Baca Juga:  Bus Terbakar, Ratusan Batang Rokok Ditemukan Berserakan di Bagasi

Padahal, menurut Mulyadi, tanggung jawab utama seharusnya ada pada Kepala Puskesmas, Baharudin Mutheri.

“Seharusnya yang bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut adalah kepala puskesmas,” tegas Mulyadi, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sumenep.

Sebelumnya, DinkesP2KB melalui N. Syamsi mengantarkan surat resmi ke UPT Puskesmas Pragaan pada 22 Mei 2025.

Baca Juga:  Yacht Australia Alami Kerusakan di Perairan Sumenep, Pasutri Terombang-ambing di Laut

Surat tersebut menyatakan bahwa Naiem dimutasi ke UPT Puskesmas Ganding terhitung mulai 1 Juni hingga 31 Desember 2025.

Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala DinkesP2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes.

Mutasi tersebut merupakan buntut dari insiden tragis yang terjadi pada 13 Mei 2025.

Saat itu, seorang pasien dari Desa Pragaan Daya ditolak oleh pihak Puskesmas karena kekosongan tabung gas oksigen.

Baca Juga:  Wakapolres Berikan Bansos untuk Penyandang Disabilitas di SLB Negeri Lamongan

Cucu pasien, yang dikenal dengan inisial AB, berusaha mencari tabung oksigen sendiri.

Namun, nahas, AB mengalami kecelakaan dan meninggal dunia di hari yang sama.

Kasus ini memunculkan pertanyaan besar mengenai standar prosedur dan rantai tanggung jawab dalam pelayanan kesehatan publik, terutama di fasilitas layanan kesehatan dasar seperti puskesmas.

Redaksi News9 akan terus memantau perkembangan kasus ini dan upaya evaluasi lanjutan yang dilakukan oleh pihak berwenang. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB