Terminal Bayangan di Sorot, Aktivis Sampang Desak Pemkab Atasi Kemacetan dan Penertiban

- Redaksi

Sabtu, 28 Juni 2025 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Aktivis Senior Moh.Farid Soroti Terminal Banyangan di jln Teuku Umar, kota Sampang. @by_News9.id

FOTO: Aktivis Senior Moh.Farid Soroti Terminal Banyangan di jln Teuku Umar, kota Sampang. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Fenomena maraknya terminal bayangan angkutan antar kecamatan di wilayah Sampang, Madura, Jawa Timur, kian menjadi sorotan publik.

Sejumlah titik di jantung kota kini kerap dijadikan lokasi mangkal (ngetem) para sopir angkutan, memicu keresahan warga dan rawan menimbulkan kemacetan, terutama di hari pasar.

Hasil pantauan tim News9 pada Sabtu (28/6), aktivitas angkutan antar kecamatan terlihat menumpuk di beberapa ruas jalan strategis seperti Jalan Rajawali, Teuku Umar, Wahid Hasyim, hingga Kusuma Bangsa.

Keberadaan angkutan-angkutan ini dinilai menyalahi aturan karena tidak berada di terminal resmi dan kerap memakan badan jalan.

Baca Juga:  241 Warga Mudik Gratis Kepulauan Kembali Berangkat dari Kalianget

Moh. Farid, seorang aktivis LSM di Sampang, menilai kondisi ini tak bisa dibiarkan terus terjadi.

Menurutnya, selain membuat lalu lintas semrawut, potensi kemacetan pun meningkat, terlebih pada hari pasar yang jatuh setiap Selasa dan Sabtu.

“Jalur-jalur tersebut memang tidak terlalu lebar, sehingga saat angkutan parkir sembarangan, arus kendaraan jadi terhambat. Ini sudah berlangsung cukup lama tanpa ada penertiban yang jelas,” ungkap Farid kepada NEWS9.id.

Farid juga menyoroti tidak difungsikannya Terminal Trunojoyo yang dulunya menjadi tempat resmi bagi angkutan antar kecamatan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.

Saat ini, terminal tersebut justru hanya dilewati saja tanpa aktivitas berarti.

Baca Juga:  Tingkatkan Kewaspadaan Libur Panjang, Lapas Banyuwangi Sidak Kamar Warga Binan

Ia pun mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera mengambil langkah konkret.

Meski Terminal Trunojoyo merupakan aset milik Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, menurutnya, terminal itu bisa dimanfaatkan sementara untuk menertibkan operasional angkutan yang kini liar di jalanan kota.

“Jika difungsikan kembali, Terminal Trunojoyo bisa memberikan kontribusi pada pendapatan daerah, baik untuk provinsi maupun Kabupaten Sampang,” imbuh Farid.

Menanggapi hal tersebut, seperti dikutib dari Target Hukum, Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Saudi, SH, MM, menegaskan bahwa upaya penertiban memang menjadi tanggung jawab bersama.

Baca Juga:  Mafia BBM Diduga Berlindung Diketiak Satreskrim Polres Sumenep

Ia mengakui hingga saat ini belum tersedia lahan alternatif yang memadai untuk menampung seluruh angkutan antar kecamatan.

“Penertiban membutuhkan koordinasi lintas sektor. Kita berharap Pemkab Sampang segera mengambil langkah, sebab keberadaan terminal bayangan ini memang sudah cukup mengganggu,” ujar AKP Sigit.

Permasalahan transportasi lokal ini menjadi ujian tersendiri bagi komitmen pemerintah dalam menata ulang sistem angkutan publik yang lebih tertib, aman, dan terstruktur.

Penataan terminal bukan hanya soal kenyamanan, namun juga menyangkut keselamatan pengguna jalan dan kelangsungan ekonomi kota. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB