Pasar Narkoba Masalembu Menggila, Pengacara Nasional Ultimatum Kapolri Segera Turun Tangan

- Editorial Team

Senin, 7 Juli 2025 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Pengacara nasional Abdul Rahman Suhu, SH, MH, yang kini menyoroti adanya ‘pasar bebas narkoba’. @by_News9.id

FOTO: Pengacara nasional Abdul Rahman Suhu, SH, MH, yang kini menyoroti adanya ‘pasar bebas narkoba’. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran narkoba di seluruh Indonesia, sesuai instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto.

Tidak ada ampun bagi para pengedar barang haram tersebut siapapun yang terlibat harus segera ditangkap.

Namun, komitmen itu dinilai belum sepenuhnya terasa di Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pengacara nasional Abdul Rahman Suhu, SH, MH, menyoroti adanya ‘pasar bebas narkoba’ di wilayah terpencil tersebut.

Baca Juga:  Tragedi Berdarah di Sampang: Ditebas Celurit Hingga 'Tewas', Pelaku Kini Ditangkap Polisi

Ia menyebut lemahnya penegakan hukum di Masalembu menjadi bukti nyata kegagalan aparat setempat.

“Jika sampai sekarang belum ada tindakan signifikan untuk membersihkan Masalembu dari narkoba yang bahkan sudah dijuluki ‘Pasar Bebas Narkoba’ berarti perintah Kapolri untuk membumi hanguskan narkoba belum dijalankan dengan serius,” tegas Rahman Suhu, Senin (7/7/2025).

Rahman juga menyoroti Masalembu sebagai jalur strategis untuk transaksi narkoba secara terang-terangan.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Bang Alief Soroti Rilis DPO Polres Sumenep

Akibatnya, generasi muda di wilayah kepulauan itu terancam rusak moral dan intelektual karena diracuni barang haram.

“Setelah temuan sabu kurang lebih satu ton di perairan Masalembu, aktivitas transaksi narkoba tetap marak. Ironisnya, transaksi itu dilakukan hanya sekitar 60 meter dari Kantor Polsek Masalembu. Ini harusnya jadi alarm keras bagi penegak hukum,” katanya geram.

Rahman yang merupakan putra daerah Masalembu itu menduga ada unsur pembiaran atau bahkan beking kuat di balik pasar bebas narkoba tersebut.

Baca Juga:  Razia Hiburan Malam Polres Sumenep, Dua Pemuda Positif Obat Terlarang

Bahkan, lanjut dia, masyarakat Masalembu pun hidup dalam kecemasan, karena para pelaku beraksi terang-terangan tanpa takut ditangkap.

Rahman mendesak Kapolri untuk segera turun tangan memberantas mafia narkoba di Masalembu, demi menyelamatkan masa depan generasi muda di kepulauan terluar Sumenep itu. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Keluhkan Sakit Kepala, Pria Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah
PPD Desak Polresta Sumenep Segera Panggil Tersangka Asmawi
Kasus Penebangan Pohon, Polresta Sumenep Naikkan Status Asmawi Jadi Tersangka
Curanmor Probolinggo Makin Nekat, Honda Beat Raib Hanya Lima Menit di Sumberasih
Aksi di Mapolresta Sumenep, PPD Desak Polisi Tangkap Asmawi
Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Sempat Keluhkan Sakit Kepala, Pria Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:34 WIB

PPD Desak Polresta Sumenep Segera Panggil Tersangka Asmawi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Kasus Penebangan Pohon, Polresta Sumenep Naikkan Status Asmawi Jadi Tersangka

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Curanmor Probolinggo Makin Nekat, Honda Beat Raib Hanya Lima Menit di Sumberasih

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Aksi di Mapolresta Sumenep, PPD Desak Polisi Tangkap Asmawi

Berita Terbaru

FOTO: Kepala Puskesmas Robatal, Benny Irawan, saat digiring ke Polres Sampang. @by_News9.id

Headline

Kapus Robatal Digiring ke Polres Sampang Usai Penggerebekan

Kamis, 8 Okt 2026 - 20:06 WIB