Aksi Solidaritas Mahasiswa Sampang Ricuh, Polisi Amankan Satu Orang Diduga Provokator

- Redaktur

Minggu, 31 Agustus 2025 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kericuhan saat akksi mahasiswa Cipayung Plus di Kabupaten Sampang, @by_News9.id

FOTO: Kericuhan saat akksi mahasiswa Cipayung Plus di Kabupaten Sampang, @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Aksi solidaritas mahasiswa Cipayung Plus di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, memanas dan berujung ricuh. Minggu, (31/8).

Mereka turun ke jalan menuntut pengusutan tuntas kematian seorang pengemudi ojek online yang diduga menjadi korban tindakan represif aparat kepolisian.

Ketegangan terjadi di depan Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Sampang, Jalan Jamaludin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemicu kericuhan bermula ketika Kapolres Sampang, AKBP Hartono, menolak menandatangani berita acara tuntutan yang disodorkan mahasiswa.

Baca Juga:  Pesantren di Bangkalan Diguncang Dugaan Kekerasan Seksual, Publik Desak Kemenag Bertindak Cepat

Massa yang berjumlah sekitar 40 orang itu kemudian bergerak ke perempatan Barisan dan memblokade jalan nasional.

Aksi tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan memicu kemacetan panjang.

Polisi yang berjaga berusaha membuka akses jalan dengan menghalau mahasiswa.

Saling dorong tak terhindarkan hingga menarik perhatian warga sekitar dan memperbesar kerumunan.

Dalam situasi itu, aparat mengamankan satu orang yang diduga provokator dan membawanya ke pos lalu lintas tak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga:  Berkedok Kegiatan Korem Surabaya, Rekening Pribadi Oknum Danramil Disorot

Asbul, Sekretaris DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sampang, menegaskan aksi mereka adalah bentuk solidaritas terhadap kematian pengemudi ojol.

“Kami mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum mengusut tuntas secara terbuka, transparan, dan akuntabel. Negara harus menjamin perlindungan hak konstitusional warga untuk menyampaikan pendapat di muka umum,” ujarnya.

Kapolres Sampang, AKBP Hartono, memastikan situasi tetap terkendali. Ia menyatakan tindakan aparat masih sesuai prosedur pengamanan unjuk rasa.

“Satu orang yang kami amankan masih dalam proses pemeriksaan lanjutan. Sementara mahasiswa yang sempat masuk ke pos lantas sudah dilepas karena tidak terbukti sebagai provokator,” kata Hartono.

Sebelum bergerak ke Mapolres, massa gabungan mahasiswa dari GMNI, PMII, HMI, Formasa, dan Bemsa lebih dulu berkumpul di Taman Gor Indoor.

Baca Juga:  Kalianget Darurat Sampah, Warga Desak Transparansi Dana Desa

Mereka datang dengan membawa spanduk, poster, bendera organisasi, pengeras suara, serta mobil komando dengan pengawalan aparat kepolisian. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB