Konflik Internal PBNU Memancing Reaksi Akar Rumput: Santri Sampang Serukan Sudahi Konflik Demi Keutuhan Umat

- Redaktur

Minggu, 23 November 2025 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Wildanul Khoir salah satu perwakilan santri. @by_News9.id

FOTO: Wildanul Khoir salah satu perwakilan santri. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali dilanda gejolak internal menyusul beredarnya Risalah Rapat Harian Syuriyah yang secara tegas meminta Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Risalah yang ditandatangani oleh Rais Aam PBNU, KH. Miftachul Akhyar, dan dua Wakil Rais Aam, tersebut menyimpulkan adanya dugaan pelanggaran serius yang dilakukan oleh Ketua Umum.

Baca Juga:  Jalan Nasional Hancur, PPK PUPR Madura Dinilai Lalai dan Abai

Kendati demikian, Di tengah krisis kepemimpinan ini, suara keprihatinan muncul dari basis Nahdlatul Ulama, termasuk dari kalangan santri.

Perwakilan santri di Sampang, Madura, menyampaikan keresahan akibat itu dia mengajak seluruh kalangan Nahdiyin agar konflik internal di tingkat elite PBNU segera dihentikan.

Yang pada intinya memberikan keprihatinan yang mendalam atas dinamika yang membingungkan ini, mengingat besarnya dampak negatif terhadap keberadaan warga NU, baik yang bersifat struktural maupun non-struktural.

“Kami berharap para kiai dan pemimpin di PBNU segera menyudahi konflik ini. Kasihan warga NU di bawah, di akar rumput. Perselisihan di tingkat pusat ini bisa membingungkan umat dan berpotensi menyebabkan pecah belah umat,” tuturnya Wildanul Khoir salah satu perwakilan santri.

Seruan ini mencerminkan kekhawatiran bahwa perseteruan pimpinan tertinggi dapat merusak citra organisasi dan mengancam keutuhan jam’iyyah (organisasi) yang selama ini menjadi payung besar bagi umat Islam di Indonesia.

“Apapun yang terjadi akhir-akhir ini di jagat sosial, sebaiknya pimpinan yang kita jadikan contoh jangan semakin memperparah keadaan, NU adalah rumah kita bersama, yang patutnya jangan ditukar hal duniawi,” imbuhnya 23/11/2025. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Dekade Caruban Care, Gerakan Peduli Sesama Teguhkan Komitmen Sosial di Kabupaten Madiun
Semarak Karnaval Sound Horeg Meriahkan Desa Parijatah Kulon, Srono Banyuwangi
Momen HUT RI, Polisi Sampang Bagikan Bendera dan Edukasi
IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja
Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026
Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang
Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:12 WIB

Satu Dekade Caruban Care, Gerakan Peduli Sesama Teguhkan Komitmen Sosial di Kabupaten Madiun

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Semarak Karnaval Sound Horeg Meriahkan Desa Parijatah Kulon, Srono Banyuwangi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Momen HUT RI, Polisi Sampang Bagikan Bendera dan Edukasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:23 WIB

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Karnaval HUT RI di Kecamatan Batang-Batang. @by_News9.id

OPINI

Karnaval Agustusan Apa Untungnya Bagi Negara?

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:05 WIB

FOTO: (ilustrasi) massa saat menurunkan bendera Merah Putih, menggantinya dengan bendera Bulan Bintang, @by_News9.id

OPINI

Perlunya Memaafkan Rakyat Aceh (?)

Minggu, 16 Agu 2026 - 14:39 WIB