SPBU 54.694.11 Kalianget Diduga Jadi Pemasok BBM Mafia Solar Subsidi

- Redaktur

Minggu, 11 Januari 2026 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Tumpukan jerigen yang diletakkan tepat di bawah dispenser solar dan Pertamina Dex. @by_News9.id

FOTO: Tumpukan jerigen yang diletakkan tepat di bawah dispenser solar dan Pertamina Dex. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Aksi para mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di Kabupaten Sumenep kian brutal dan tak lagi bersembunyi.

Mereka kini beroperasi terang-terangan di siang bolong, seolah menertawakan aturan negara dan melecehkan aparat pengawas.

Pantauan di lapangan mengungkap dugaan kuat penyelewengan solar subsidi yang semakin merajalela.

Salah satu titik yang diduga menjadi pemasok justru berasal dari SPBU 54.694.11 yang berlokasi di Jalan Raya Sumenep–Pelabuhan Kalianget, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget.

Praktik ilegal tersebut diduga berlangsung secara sistematis dan terorganisir pada Sabtu, 10 Januari 2026, sekitar pukul 01.56 WIB.

Namun yang lebih mencengangkan, pengisian solar subsidi ke jerigen tak hanya terjadi pada jam rawan dini hari, melainkan juga saat jam operasional normal.

“Biasanya mereka bermain sekitar pukul 01.00 sampai 03.00 WIB, saat pengawasan nyaris nihil. Tapi sekarang sudah tidak malu lagi. Siang bolong jerigen diisi solar subsidi,” ungkap seorang warga setempat, Sabtu (10/1/2026).

Di lokasi, jerigen-jerigen berukuran besar tampak diangkut dari sebuah mobil carry berwarna merah, lalu diletakkan tepat di bawah dispenser solar dan Pertamina Dex.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Tebar Ribuan Manfaat Kurban
SPBU 54.694.11 Kalianget Diduga Jadi Pemasok BBM Mafia Solar Subsidi
FOTO: Tumpukan jerigen-jerigen berukuran besar tampak diangkut dari sebuah mobil carry berwarna merah, @by_News9.id

Aktivitas tersebut berlangsung tanpa hambatan, seolah aturan resmi penyaluran BBM bersubsidi hanyalah pajangan semata.

“Permainan mafia solar subsidi ini sudah sangat parah dan vulgar. Padahal larangan pengisian solar subsidi ke jerigen sudah ditegaskan Kementerian ESDM. Tapi di sini seperti tidak berlaku,” tegas warga dengan nada geram.

Fakta itu kian memperkuat dugaan adanya pembiaran serius, bahkan kemungkinan keterlibatan oknum dalam rantai mafia BBM subsidi.

Baca Juga:  Baru Pulang Berobat, Pemuda di Dungkek Diduga Lompat ke Laut

Aktivitas tersebut disebut berlangsung berulang kali dan terkesan kebal hukum.

“Ini bukan sekali dua kali. Sudah sering. Jerigen diisi bolak-balik, seolah SPBU itu milik pribadi mafia,” ungkap warga lain yang mengetahui praktik tersebut.

Dampaknya nyata dan menyakitkan. Stok solar subsidi cepat terkuras, sementara masyarakat kecil kembali menjadi korban.

Nelayan dan petani yang seharusnya menjadi penerima utama BBM bersubsidi justru kerap gigit jari, mengantre panjang, bahkan pulang dengan tangan kosong.

Baca Juga:  Pengecoran Tiang Jalan di Dusun Mlambing Capai Progres Positif Berkat Gotong Royong

Situasi tersebut memicu kemarahan publik. Aparat penegak hukum dan Pemerintah Kabupaten Sumenep didesak untuk tidak lagi menutup mata dan berhenti melakukan pembiaran sistematis terhadap kejahatan yang jelas-jelas merugikan negara dan rakyat kecil.

“Kami mendesak penyelidikan menyeluruh. Jangan berhenti di sopir atau pembawa jerigen. Bongkar pengelola SPBU dan jaringan mafia BBM bersubsidi yang bermain di balik layar,” pungkas warga.

Hingga berita ini diterbitkan, manajer maupun pengelola SPBU 54.694.11 belum memberikan klarifikasi resmi. Upaya konfirmasi masih terkendala keterbatasan komunikasi. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: dr. Erliyati, M.Kes., (kiri), Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. @by_News9.id

KESEHATAN

RSUD Sumenep Masuk Enam Stan Terbaik di MNV 2026

Sabtu, 5 Sep 2026 - 06:36 WIB