Pameran Museum di Jantung Keraton Sumenep Jadi Magnet Wisata Budaya Madura

- Redaktur

Selasa, 14 Oktober 2025 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Mohammad Iksan, saat membuka pameran museum di depan Labeng Mesem Keraton Sumenep, @by_News9.id

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Mohammad Iksan, saat membuka pameran museum di depan Labeng Mesem Keraton Sumenep, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam mengangkat kekayaan budaya lokal melalui kalender event Sumenep 2025.

Salah satunya, Pameran Museum yang digelar megah di depan Labeng Mesem Keraton Sumenep, Sabtu (11/10/2025) malam.

Kegiatan tersebut mampu menyedot perhatian masyarakat, tak hanya dari Sumenep, tetapi juga dari berbagai daerah di luar Madura.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pameran museum kali ini dikemas unik karena digelar bersamaan dengan pameran akik, bonsai, keris, dan produk UMKM lokal.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Mohammad Iksan, mewakili Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga wadah memperkuat silaturahmi antar pecinta barang antik.

“Pameran ini untuk mempererat hubungan antarpecinta barang antik, sekaligus menegaskan bahwa Sumenep memiliki warisan budaya bernilai tinggi,” ujar Iksan.

Ia menambahkan, Sumenep dikenal luas sebagai Kota Keris, karena memiliki jumlah empu terbanyak di Indonesia.

Baca Juga:  Kampoeng Jerami Harumkan Sumenep di Ajang Sutasoma Balai Bahasa Jatim

Bahkan, pengakuan tersebut telah diakui UNESCO sebagai bagian dari warisan budaya dunia.

“Sumenep sangat layak menyandang predikat Kota Keris. Ini bukan sekadar julukan, tapi pengakuan dunia,” tegasnya.

Selain keris, Sumenep juga dikenal memiliki banyak pengrajin batu akik.

Baca Juga:  Persaingan Sengit di Lapangan Giling, Ini Deretan Pemenang Karapan Sapi 2025

Menurut Iksan, geliat para pengrajin itu mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat.

“Melalui pameran seperti ini, pengrajin akik bisa memasarkan produknya, sehingga ekonomi lokal ikut bergerak,” paparnya.

Pameran Museum di Jantung Keraton Sumenep Jadi Magnet Wisata Budaya Madura
FOTO: Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Mohammad Iksan, bersama OPD dan jajaran yang hadir saat mengunjungi berbagai stand pameran. @by_News9.id

Iksan juga menyinggung potensi alam Sumenep, baik di daratan maupun kepulauan.

Wilayah itu memiliki ragam tanaman langka yang bernilai seni tinggi, termasuk yang dijadikan bonsai.

“Bonsai dari tanaman khas Sumenep punya nilai jual tinggi. Inilah potensi ekonomi kreatif yang patut terus dikembangkan,” tambahnya.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa setiap kegiatan Pemkab Sumenep selalu membuka ruang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai garda depan ekonomi rakyat.

“Bupati Sumenep berkomitmen kuat membangkitkan ekonomi masyarakat melalui UMKM. Saat ini, sudah ada ratusan pelaku UMKM yang aktif di berbagai sektor,” pungkasnya.

Untuk diketahui, peserta pameran museum diantaranya:

Baca Juga:  Festival Sapparan Budaya ke-4, Lesbumi PCNU Sumenep Angkat Spirit Moralitas Madura

1. Museum Keraton Sumenep

2. Museum Mandhilaras Pamekasan

3. Museum Cakraningrat bangkalan

4. Museum Mpu Tantular Sidoarjo

bersama Komunitas Akik, Keris, Bonsai dan Ukir. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gemerlap Petik Laut Rawatan Samudra 2026, Tradisi Leluhur Menjaga Laut Masalembu
Doa Sang Proklamator 2026, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Merawat Nasionalisme
Idul Adha Bukan Sekadar Penyembelihan, Melainkan Simbol Keikhlasan, Kemanusiaan, dan Kepedulian Sosial
BPRS Bhakti Sumekar Angkat Tari Mowang Sangkal ke Panggung Edukasi
Festival Ketupat 2026, Tradisi Lama Disulap Jadi Pesta Kreatif Memikat
Warisan Leluhur Tak Lekang Zaman: Seblang Olehsari Kembali Hidupkan Spirit Tradisi Using
Arca Dewa Wisnu di Area Keraton Sumenep
Ketika Ketetapan Busana Dijadikan Titah Kekuasaan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:27 WIB

Gemerlap Petik Laut Rawatan Samudra 2026, Tradisi Leluhur Menjaga Laut Masalembu

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:16 WIB

Doa Sang Proklamator 2026, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Merawat Nasionalisme

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:58 WIB

Idul Adha Bukan Sekadar Penyembelihan, Melainkan Simbol Keikhlasan, Kemanusiaan, dan Kepedulian Sosial

Jumat, 17 April 2026 - 12:08 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Angkat Tari Mowang Sangkal ke Panggung Edukasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:13 WIB

Festival Ketupat 2026, Tradisi Lama Disulap Jadi Pesta Kreatif Memikat

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB