Masyarakat Kecewa Adanya Parkir Berbayar di Area Food Colony Pamekasan

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Penarikan retribusi karcis parkir kepada pengunjung food colony. @by_News9.id

FOTO: Penarikan retribusi karcis parkir kepada pengunjung food colony. @by_News9.id

PAMEKASAN, NEWS9 – Food Colony di Jalan Kesehatan Nomor 03–05, yang dulu digadang-gadang sebagai etalase kebangkitan UMKM Pamekasan, kini tinggal nama.

Area kuliner yang sempat ramai pengunjung itu perlahan sepi, bahkan nyaris mati suri, sejak Dinas Perhubungan (Dishub) memberlakukan penarikan retribusi parkir.

Kebijakan tersebut dinilai berbanding terbalik dengan tujuan awal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan yang dulu secara sadar membebaskan biaya parkir demi menarik minat masyarakat berkunjung dan menghidupkan roda ekonomi pedagang kecil.

“Dulu parkir gratis supaya orang mau datang. Sekarang malah dipungut, ya wajar kalau orang malas ke sini,” ujar salah satu pengunjung, Kamis (22/1/2026).

Alih-alih menciptakan ketertiban dan kenyamanan, sistem parkir berbayar justru menghadirkan kekacauan.

Baca Juga:  Penemuan Jenazah Diduga Bunuh Diri di Sungai Bengawan Solo, Polsek Babat Evakuasi Korban

Pengunjung mengeluhkan alur parkir yang semrawut, pelayanan petugas yang tidak ramah, hingga minimnya pengaturan lalu lintas di pintu masuk dan keluar.

“Masuk harus bayar karcis dulu. Keluar tidak ada petugas yang mengawal saat menyeberang. Pintu masuk dan keluar jadi satu. Padahal ada pintu belakang untuk keluar, tapi tidak pernah diarahkan. Akibatnya macet, terutama motor,” keluhnya.

Ironisnya, di tengah jargon mendukung UMKM, kebijakan itu justru membuat pedagang menjadi korban.

Baca Juga:  Brutal! Geng Motor Keroyok Pengendara hingga Pingsan, Warga Tuntut Polisi Bertindak Tegas

Lapak-lapak kuliner sepi, omzet menurun, dan harapan pelaku usaha kecil kembali diuji oleh kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada ekonomi rakyat.

Karena itu, masyarakat mendesak Pemkab Pamekasan untuk segera mengevaluasi, bahkan mencabut, penarikan parkir di kawasan Food Colony.

Baca Juga:  Aktivis Geram, Izin Kontroversial Diduga Terbit Sebelum AMDAL

Menurutnya, parkir gratis dianggap sebagai solusi paling masuk akal untuk menghidupkan kembali geliat pengunjung dan menyelamatkan pedagang dari keterpurukan.

“Jika ini dibiarkan, Food Colony yang dibangun dengan anggaran dan harapan masyarakat hanya akan menjadi monumen kegagalan kebijakan tempat UMKM dikorbankan atas nama retribusi. Siapa yang diuntungkan, dan siapa yang dikorbankan,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB