MBG Darul Arqom di Lenteng Barat Diduga Sajikan Makanan Berjamur ke Anak Sekolah

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan oleh dapur Yayasan Darul Arqom Batukerpuy di Desa Lenteng Barat. @by_News9.id

FOTO: Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan oleh dapur Yayasan Darul Arqom Batukerpuy di Desa Lenteng Barat. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kini menuai sorotan.

Alih-alih meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, program tersebut justru diduga menyajikan makanan tidak layak konsumsi.

Temuan makanan berjamur dan berbau busuk dalam paket makanan yang dibagikan kepada siswa memicu kemarahan wali murid.

Peristiwa itu terjadi pada dapur umum MBG yang dikelola Yayasan Darul Arqom Batukerpuy di Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng.

Program yang seharusnya menjamin makanan bergizi dan berkualitas bagi anak sekolah justru dipertanyakan standar mutunya.

Baca Juga:  PJ Bupati Lumajang: Guru Harus Seimbang Antara Iptek dan Adab

Dugaan minimnya pengawasan dalam proses distribusi makanan pun mencuat.

Sejumlah wali murid dari berbagai lembaga atau Madrasah menilai kualitas makanan yang diberikan jauh dari standar kelayakan.

Mereka bahkan menduga adanya permainan anggaran sehingga bahan baku yang digunakan berkualitas rendah.

“Ini sangat merugikan anak-anak kami. Gizi yang seharusnya menunjang kesehatan dan kecerdasan justru dipertaruhkan dengan makanan berjamur,” ujar seorang wali murid berinisial S, Kamis (5/3/2026).

Kepada media ini, Ia mengatakan program makan gratis tidak boleh dijalankan secara serampangan.

Baca Juga:  RSUD Bongkar Fakta Manipulasi Kematian Narapidana Rutan Sumenep

Menurutnya, kesehatan dan masa depan anak bangsa tidak boleh dikorbankan hanya karena proyek yang dikelola tanpa tanggung jawab.

“Kecerdasan anak lebih berharga daripada proyek MBG. Jangan rusak masa depan mereka hanya karena makanan yang bau dan berjamur,” tegasnya.

Kemarahan wali murid semakin memuncak karena kasus serupa disebut bukan pertama kali terjadi.

Mereka bahkan mendesak agar program MBG di Desa Lenteng Barat dihentikan sementara hingga ada perbaikan serius dalam pengelolaannya.

“Hentikan dulu program MBG di Lenteng Barat. Sudah beberapa kali makanan yang dibagikan tidak layak. Jangan beri anak bangsa makanan busuk. Kami butuh pendidikan berkualitas, bukan makanan yang bau,” lanjutnya.

Sejumlah pihak menilai munculnya makanan berjamur merupakan indikator lemahnya pengawasan kualitas bahan baku dan pengolahan makanan.

Baca Juga:  Jadi Tameng Mafia Solar, Jejak Badar dan Oknum Ketua Asosiasi Jurnalis Makin Kuat

Penggunaan bahan murah serta manajemen dapur yang asal jadi diduga menjadi penyebab utama.

Sementara itu, pihak pengelola MBG di Yayasan Darul Arqom Batukerpuy hingga berita ini diterbitkan belum memberikan keterangan resmi.

Upaya konfirmasi kepada penanggung jawab dapur umum tersebut juga belum membuahkan hasil. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB