Bandar Sabu Lolos Saat Digerebek, Operasi Dadakan Polsek Masalembu Tuai Kecurigaan

- Redaktur

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: (ilustrasi) Penggerebekan kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu. @by_News9.id

FOTO: (ilustrasi) Penggerebekan kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Penggerebekan kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Kepulauan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, justru memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat.

Pasalnya, saat polisi menemukan puluhan paket sabu dan uang tunai puluhan juta rupiah, sosok yang diduga sebagai pemilik (Bandar) barang haram tersebut malah tidak berada di lokasi.

Operasi yang dipimpin langsung Kapolsek Masalembu, Ipda Asnan, bersama anggota Unit Reskrim itu dilakukan sekitar pukul 22.00 WIB di rumah terduga pelaku Ach Syaiful Anam alias Nanang, warga Dusun Raas, Desa Masalima, Kecamatan Masalembu.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 24 paket sabu ukuran sedang dan 75 paket ukuran kecil dengan total berat kotor mencapai 41,803 gram.

Baca Juga:  Mobil Dicuri di Depan Toko, Pelaku Berusaha Kabur dan Todongkan Sajam ke Warga

Selain itu, polisi juga mengamankan uang tunai sebesar Rp32.938.000 yang diduga berasal dari hasil transaksi narkotika.

Namun, keberhasilan menemukan barang bukti tersebut berbanding terbalik dengan gagalnya aparat mengamankan terduga pelaku utama yang hingga kini masih buron.

Sejumlah warga mempertanyakan mengapa penggerebekan baru dilakukan sekarang, padahal isu peredaran narkoba di Masalembu disebut-sebut telah berlangsung cukup lama.

“Peredaran narkoba di Masalembu bukan cerita baru. Sejak adanya temuan narkoba di perairan Masalembu beberapa waktu lalu, masyarakat sudah sering memberikan informasi. Tetapi penanganannya dinilai belum maksimal,” ujar MS, salah satu warga, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, masyarakat bahkan sudah lama mengetahui dugaan jaringan dan aktivitas peredaran narkotika yang beroperasi di wilayah kepulauan tersebut.

Baca Juga:  Polsek Sekaran Ungkap Pelaku Pencurian Perhiasan 

Karena itu, lolosnya terduga bandar saat penggerebekan memunculkan dugaan adanya kebocoran informasi sebelum operasi dilakukan.

“Yang menjadi pertanyaan kami, kenapa saat barang bukti ditemukan dalam jumlah besar, orang yang diduga pemiliknya (Bandar) justru tidak ada di tempat. Apakah informasi operasi sudah lebih dulu bocor,” katanya.

MS juga menilai pengungkapan kali ini seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi aparat penegak hukum di wilayah Masalembu.

Sebab, jika memang peredaran narkoba sudah berlangsung lama, maka publik berhak mengetahui sejauh mana upaya pencegahan dan penindakan yang selama ini dilakukan.

“Masyarakat sudah tidak heran jika yang sering tertangkap hanya pengguna atau kurir. Tetapi ketika bandar besar, selalu muncul cerita berbeda. Ini yang memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mempertanyakan kemungkinan terduga pelaku melarikan diri dari Pulau Masalembu sebelum penggerebekan.

Baca Juga:  Polres Sumenep Gerakkan Pasukan Elit Jaga Stabilitas Pasca Aksi Anarkis Kangean

Menurutnya, kondisi cuaca dan transportasi laut saat itu tidak memungkinkan adanya keberangkatan kapal maupun perahu menuju luar pulau.

“Kalau dibilang kabur ke luar daerah, bagaimana caranya. Saat itu cuaca buruk dan tidak ada kapal yang berangkat. Saya justru yakin yang bersangkutan masih berada di Masalembu,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti, memastikan bahwa terduga pelaku saat ini masih dalam proses pengejaran.

“Dalam pengejaran,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi tim News9, Rabu (24/6/2026). ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Truk Tua Berujung Perkara, Polisi Tetapkan Dua Warga Jember sebagai Tersangka
Perkara Dugaan Penganiayaan di Wiyung Surabaya Direstorative Justice
Pelarian Sindikat Curanmor Lintas Provinsi Berakhir di Grobogan, Dua Pelaku Dibekuk Tim URC Macan Blambangan
Makelar di Lumajang Berulah! Uang Muka Dibayar, Motor Tak Kunjung Diantar
Daftar Kriminalitas Meningkat, Aktivis Kepulauan Desak Aparat dan Camat Arjasa Bertindak
Kasus Penganiayaan di Kalianget, Korban Minta APH Objektif, Jangan Lihat Kedekatan Keluarga
Ibu Diduga Aniaya Anak Kandung di Pamekasan hingga Tewas
DPRD Desak Polisi Bongkar Bandar dan Putus Dugaan Backing Narkoba Masalembu
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Truk Tua Berujung Perkara, Polisi Tetapkan Dua Warga Jember sebagai Tersangka

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Perkara Dugaan Penganiayaan di Wiyung Surabaya Direstorative Justice

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Pelarian Sindikat Curanmor Lintas Provinsi Berakhir di Grobogan, Dua Pelaku Dibekuk Tim URC Macan Blambangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Makelar di Lumajang Berulah! Uang Muka Dibayar, Motor Tak Kunjung Diantar

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Daftar Kriminalitas Meningkat, Aktivis Kepulauan Desak Aparat dan Camat Arjasa Bertindak

Berita Terbaru